Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi
Dream - Isra dan Mi’raj. Inilah perjalanan bersejarah Nabi Muhammad. Sekaligus peristiwa agung bagi umat Muslim di muka bumi. Sebab, dalam peristiwa itulah Allah memberikan perintah salat lima waktu kepada Nabi Muhammad untuk dijalankan umat muslim.
Isra merupakan perjalanan Nabi Muhammad dari Masjidil Haram di Mekah menuju Masjidil Aqsa di Jerusalem. Sementara, Mi’raj adalah perjalanan Nabi dari bumi menuju Sidratul Muntaha, langit ke tujuh yang merupakan tempat tertinggi.
Dua perjalanan ini ditempuh hanya dalam waktu satu malam. Dalam berbagai kisah disebutkan bahwa dalam perjalanan itu Nabi Muhammad menunggang Buraq. Makhluk yang digambarkan menyerupai kuda yang bersayap.
Setelah tiba di Masjidil Aqsa, Nabi Muhammad mengerjakan salat sunah dua rakaat. Dikisahkan dalam salat tersebut Nabi Muhammad menjadi imam bagi para nabi dan rasul. Sebelum akhirnya Nabi Muhammad Mi’raj menuju ke langit ke tujuh.
Saat melakukan Mi’raj ke Sidratul Muntaha, Nabi Muhammad ditemani oleh Malaikat Jibril. Di sanalah Nabi mendapat perintah untuk mengerjakan salat 50 kali dalam sehari. Namun Nabi kemudian memohon keringanan untuk umat Muslim. Hingga akhirnya Allah memerintahkan salat wajib lima waktu dalam sehari semalam.
Peristiwa Isra Mi’raj ini terjadi saat Nabi Muhammad dirundung duka. Saat Nabi mengalami masa-masa sulit dalam penyebaran ajaran Allah. Dalam masa sulit itu istri tercinta Nabi, Khadijah, meninggal dunia.
Terdapat beberapa pendapat tentang waktu terjadinya Isra Mi’raj ini. Namun sebagian besar ulama berpendapat peristiwa ini terjadi pada periode akhir kenabian di Mekah. Sebelum Nabi Muhammad hijrah ke Madinah. Mayoritas ulama berpendapat Isra Mi’raj terjadi pada tahun pertama sebelum hijrah, yaitu antara tahun 620-621 M.
Sementara, ulama al-Allamah al-Manshurfuri, mengatakan Isra Mi’raj terjadi pada malam 27 Rajab pada tahun ke-10 kenabian. Dan pendapat inilah yang populer hingga kini. Dan setiap 27 Rajab, umat Islam, terutama di Indonesia melakukan peringatan Isra Mi’raj. Dan tahun ini bertepatan pada hari, tanggal 16 Mei 2015.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya