Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
'Jari-jari Kepiting' Warga Desa Ulutaue (Sumber: Www.ceritamu.com)
Dream - Dusun Ulutaue yang terdapat di Kecamatan Mare, Bone, Sulawesi Selatan bisa dikatakan sebagai salah satu desa terunik di Indonesia. Apa yang membuatnya unik?
Di desa ini, nyaris seluruh penduduknya memiliki 'jari-jari kepiting'. Mulai dari masyarakat yang berusia lanjut hingga anak-anak di bawah lima tahun memiliki jari-jari yang terbelah menjadi dua hingga mirip capit kepiting.
Bagi masyarakat setempat, fenomena 'jari kepiting' ini dianggap sebagai kutukan bagi mereka yang berasal dari garis keturunan yang sama. Namun dari sisi ilmiah, hal ini dianggap sebagai penyakit atau kelainan jari tangan dan kaki lantaran asupan gizi yang kurang sejak usia dalam kandungan.
Meski memiliki 'keunikan' yang terbilang langka, masyarakat Dusun Ulutaue tak pernah malu dengan warga desa lainnya.
Bahkan hal ini sudah dianggap biasa. Mereka tak pernah mengeluh walau terkadang kondisi tersebut mempersulit pekerjaan mereka sehari-hari sebagai nelayan.
Akibat keanehan pada jari-jari mereka, sebagian warga desa lain takut bergaul dengan masyarakat Desa Ulutaue. Akhirnya, kawasan ini pun menjadi terasing dan diberi julukan sebagai 'Kampung Manusia Kepiting' oleh masyarakat sekitar. (Ism, Berbagai sumber)
Advertisement
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia


4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele