Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Air Terjun Berasap Di Jambi (Sumber: Www.indonesia.travel)
Dream - Di Jambi ada sebuah air terjun yang menarik banyak perhatian para pecinta jalan-jalan karena keindahan dan keunikannya. Air terjun itu bernama Telun Berasap atau masyarakat setempat lebih sering menyebutnya sebagai air terjun berasap.
Terletak di Kabupaten Kerinci, air terjun berasap terlihat begitu cantik dan tersembunyi. Nama Telun Berasap berasal dari proses jatuhnya aliran air dengan debit yang sangat tinggi sehingga menciptakan kabut air di sekelilingnya. Kabut-kabut air inilah yang kemudian disebut penduduk setempat sebagai asap.
Ketika butiran uap air dari Telun Berasap 'melayang' di udara dan berpantulan dengan sinar matahari, maka akan tercipta kemilau cahaya warna-warni bagaikan pelangi. Momen menyaksikan 'pelangi' inilah yang sering dinantikan para traveller saat datang ke kawasan air terjun tersebut.
Air terjun berasap berada tepat di tengah rerimbun hijau Taman Nasional Kerinci, Seblat. Letaknya yang tersembunyi, tak membuat tempat ini sepi karena nyaris tiap detik suara gemuruh air yang menghantam bebatuan terjal terdengar riuh di antara lebatnya pepohonan.
Air terjun ini mengalir melalui tebing-tebing terjal dengan ketinggian hingga mencapai 50 meter. Airnya berasal dari aliran sungai yang berhulu di Danau Gunung Tujuh.
Hal lain yang menarik dari kawasan ini adalah terdapatnya sebuah gua misterius. Dikatakan misterius karena gua tersebut terletak tepat dibalik air terjun sehingga sulit dijangkau. Banyak dan derasnya debit air yang jatuh dari atas serta terjalnya batu-batu karang di sekitar Telun Berasap membuat gua ini tak pernah dimasuki oleh siapapun.
Kebanyakan pengunjung yang datang ke Telun Berasap memilih untuk menikmati pemandangan dari pondok-pondok yang berada di sekitar area ini. Namun bagi Anda yang bernyali tinggi, cobalah naik ke atas air terjun untuk mendapatkan pemandangan berbeda. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya