Patani, Kampung Kaum Cendekia Muslim Nusantara

Reporter : Ahmad Baiquni
Kamis, 2 April 2015 06:44
Patani, Kampung Kaum Cendekia Muslim Nusantara
Patani menyimpan karya dari sejumlah karya kaum cendekia Muslim Nusantara antara lain Hamzah Fanshuri, Nuruddin ar Raniri, al Palimbani, al Makassari, al Mulki, al Jawi, al Minangkabawi,

Dream - Letaknya di pesisir, dekat dengan teluk Thailand. Kawasan Patani diakui menjadi salah satu provinsi di Negeri Gajah Putih tersebut. Provinsi ini dihuni oleh mayoritas penduduk beragama Islam.

Jika dalam sejarah Nusantara tersebut kawasan Champa, Patani merupakan salah satu daerah yang masuk kawasan itu. Di provinsi ini, dulu pernah berdiri kerajaan Islam pertama Nusantara, Kerajaan Champa.

Kehidupan Muslim di sini kala itu begitu berkembang. Wilayah Patani dulu merupakan tempat pada cendekiawan Muslim menimba ilmu.

Mereka berdiskusi, berdebat, hingga tradisi intelektual maju begitu pesat. Melalui tradisi ini, Islam kemudian disebarkan di wilayah Nusantara, mulai Sumatera, Jawa, hingga Maluku.

Bukti itu terekam dari banyaknya manuskrip Islam klasik yang tersimpan rapi di sini. Manuskrip tersebut merupakan karya dari sejumlah kaum cendekia Muslim Nusantara seperti Hamzah Fanshuri, Nuruddin ar Raniri, al Palimbani, al Makassari, al Mulki, al Jawi, al Minangkabawi, dan lain sebagainya, sehingga Patani dijuluki 'Pusat Manuskrip Nusantara terbesar di dunia.

Tidak hanya itu, Patani juga menyimpan peninggalan abad kejayaan Kerajaan Islam Champa. Di sana terdapat banyak bangunan dengan arsitektur kuno seperti masjid. Peninggalan-peninggalan itu terawat dengan apik hingga saat ini.

Tetapi, kejayaan itu tinggal kenangan. Muslim Patani kini kerap mendapat perlakuan diskriminatif dari pemerintah kerajaan Thailand. Mereka diperlakukan sebagai etnis minoritas yang kerap disudutkan.

Untuk mengetahui lebih dalam, silakan baca pada tautan ini. (Ism) 

Beri Komentar
Tutorial Ikuti Audisi LIDA 2020 Indosiar di KapanLagi Lewat Handphone