Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Afghanistan (Sumber: Www.untamedborders.com)
Dream - Berawal dari keinginan untuk mewujudkan mimpi para penjelajah bertualang ke daerah-daerah tak terjamah, operator tur bernama Untamed Borders pun menawarkan jasa untuk mengantar para wisatawan menjelajahi daerah-daerah paling berbahaya di muka bumi.
Untamed Borders mungkin bisa dikatakan sebagai satu-satunya operator tur di dunia yang menawarkan petualangan nekat semacam ini. Tak banyak operator yang mau menawarkan paket perjalanan ke daerah-daerah konflik. Karena selain mengancam keselamatan, sangat sulit untuk sekadar mendapatkan visa kunjungan ke daerah-daerah tersebut.
Somalia, Afghanistan, Pakistan, dan Ethiophia adalah beberapa negara yang dikenal memiliki budaya yang kaya. Sayangnya mereka termasuk ke dalam daerah rawan konflik di mana tidak semua traveler berani masuk ke sana.
Melihat potensi wisata di negara-negara tersebut, membuat dua orang traveler bernama Kausar Hussain dan James Wilcox berkolaborasi untuk membuat Untamed Borders.
Operator tur yang mereka dirikan menawarkan berbagai paket wisata ke negara-negara yang selama ini dikenal memiliki konflik berkepanjangan dan diliputi banyak kasus seperti pembajakan, penculikan, terorisme hingga pembunuhan.
Dilansir dari situs resmi Untamed Borders, negara tujuan yang ditawarkan antara lain Pakistan, Afghanistan, Uzbekistan, Tajikistan, Ethiopia hingga Somalia.
Untamed Borders berani menjanjikan keselamatan bagi traveler dengan pengawalan bersenjata serta pemandu lokal berpengalaman yang hafal medan dan bahasa setempat. Meski demikian bukan berarti wisata ini tidak berisiko, setidaknya bepergian menggunakan jasa tur ini lebih aman ketimbang bepergian seorang diri.
Untuk memberikan pelayanan maksimal, operator tur yang berbasis di Inggris itu membatasi jumlah traveler saat menjelajahi daerah konflik. Umumnya hanya 3 hingga 12 orang saja yang bisa mengikuti tur ini. Namun jika ingin lebih aman lagi traveler bisa meminta tur privat dengan menambah bayaran tertentu.
Anda tertarik? Setidaknya siapkan dana minimal 900 Poundsterling atau Rp19,9 juta untuk sekali perjalanan. Biaya ini bisa bertambah tergantung durasi perjalanan dan negara yang dituju.
Advertisement

Berawal dari Penyakit Misterius dan Mayat Membusuk, Begini Sejarah Mitos Vampir yang Mendunia

3 Jenis Makanan yang Sebaiknya Dihindari Sebelum Olahraga, Menurut Ahli Gizi

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

Sering Minum Boba? Ini 5 Dampaknya bagi Tubuh, dari Gula Darah hingga Asupan Antioksidan

Cuma 10 Menit Olahraga Sehari Bisa Bikin Tidur Lebih Nyenyak, Ini Temuan Peneliti

Deforestasi Amazon Brasil Turun ke Level Terendah, Ini 5 Pelajaran yang Bisa Ditiru Indonesia

Mengapa Ada Pusar Bodong dan Pusar Masuk? Ini Penjelasan Ilmiahnya