Ilustrasi (Sumber: Http://thepointsguy.com/)
Dream - Maskapai Emirates yang berbasis di Dubai dikenal sebagai maskapai paling mewah di dunia. Dengan segala kemewahan yang ditawarkannya, banyak orang berpikir bahwa untuk menjadi pramugari di maskapai kelas dunia itu bukanlah hal yang mudah.
Dan benar adanya, lebih dari 200 ribu orang mendaftarkan diri untuk menjadi bagian awak kabin Emirates. Namun tak sembarang orang dipilih.
Tak sekadar mementingkan kecantikan atau penampilan fisik, para kandidat pramugari Emirates harus memenuhi berbagai kriteria yang diwajibkan.
Dilansir dari Huffingtonpost, Senin 23 November 2015, dua awak kabin Emirates, Michael Gilchrist dan Tamara White membeberkan bagaimana cara untuk menjadi bagian dari Emirates.
Menurut Michael, seseorang bisa mendaftarkan diri melalui sistem online dan mengikuti seleksi yang diselenggarakan di 50 kota setiap bulannya.
" Pada babak pertama, hari penilaian berlangsung cepat dengan percakapan 3 menit di mana Anda diminta untuk menceritakan tentang diri sendiri," ungkap Tamara.
Selain itu, para pelamar juga akan diuji ketinggian tubuhnya dengan cara berjinjit. Apakah pelamar tersebut dapat menjangkau kompartemen kabin atau tidak.
Saat ditanya apakah menjadi pramugari Emirates harus berpenampilan cantik, Michael menjawab profesionalitas lebih diutamakan daripada kecantikan.
" Tampilan fisik bisa dipoles. Citra profesional lebih penting dari kecantikan. Kami senang memvisualisasikan setiap kandidat dalam seragam kami. Karena hal itu membantu mereka tampil dalam setelan yang dipotong rapi, dengan rambut rapi, make up elegan yang sederhana dan terlihat segar," ujar Michael.
Advertisement

Persahabatan yang Kuat Bisa Memperkuat Kesehatan Mental dan Fisik Milik Seseorang

Fakta di Balik Kemampuan Orang Bajo Melihat Lebih Jelas saat Berada di Bawah Air

Cara Menghindari Kelelahan Mengambil Keputusan yang Kita Lakukan

Cara Agar Anak Tidak Tumbuh Menjadi Pribadi yang Manja dan Menyebalkan

Apa Makna SPL pada Parfum? Ini yang Perlu Diperhatikan Sebelum Membeli

Beda Tenis, Padel, dan Squash: Mengenal Tiga Olahraga Raket yang Sering Tertukar

Buang bin Muhammad Ali alias Ali Wallace, Asisten Alfred Russel Wallace yang Terlupakan