Orang Tua Baru Rentan Burnout, Riset Menunjukkan Kerja Sama Pasangan Bisa Jadi Penangkalnya
Kuku Tiba-Tiba Memerah? Perubahan Kecil Ini Bisa Jadi Tanda Penyakit Tersembunyi
Diagnosis ADHD dan Autisme Meningkat Tajam, Studi Besar Ungkap Perubahan Siapa yang Terdiagnosis
Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah
Berhenti Makan Gula Bikin Pusing dan Mudah Marah? Ini Cara Meredakan Gejalanya
Mengapa Sulawesi Dikenal dengan Nama Celebes? Begini Asal-usul Nama yang Dipakai Bangsa Eropa
Kebiasaan Sederhana Ini Disebut Bisa Bikin Pernikahan Lebih Kuat, Tak Perlu ke Gym
IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor
Ilustrasi/Shutterstock
Dream - Indonesia memiliki potensi sangat besar dalam dunia fashion. Selain dari segi kualitas, Tanah Nusantara ini memiliki keragaman budaya yang bisa jadi inspirasi serta bahan yang beraneka beragam.
Masalah klasik yang masih dihadapi adalah banyak pemilik brand yang tidak mengetahui cara memasarkan produk fashion terbaik mereka.
Kondisi ini sebetulnya bisa diselesaikan dengan berkonsultasi kepada fashion consultant. Inisiatif semacam inilah yang dilakukan Gabriella Sheena selaku founder Gabster Fashion Consultant

Perempuaan yang biasa dipanggil Sheena ini melihat bahwa Indonesia memiliki potensi yang besar dalam sektor fashion, hanya saja belum banyak yang bisa mengembangkan potensi itu.
Redaksi Dream berkesempatan untuk mengobrol bersama dengan Gabriella Sheena Founder dari Gabster Fashion Consultant pada Jumat, 29 Januari 2021 melalui Instagram Live.
Tidak hanya membahas tentang fashion di Indonesia, Sheena juga membahas tren-tren fashion seperti apa yang akan terjadi di 2021. Sedikti bocoran, Sheena mengatakan jika banyak fashion item yang terpengaruh dengan adanya pandemi Covid-19.
Untuk Sahabat Dream yang ketinggalan nonton livenya, bisa langsung tonton siaran ulangnya di IGTV DREAMCOID.
View this post on Instagram
Dream - Ragam cara telah dilakukan Pemerintah untuk membasmi virus COVID-19 yang masuk Indonesia sejak Maret 2020 lalu. Mulai dari Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), protokol 3M (Memakai Masker, Menjaga Jarak, Mencuci Tangan), hingga program vaksinasi nasional.
Mnggunakan vaksin CoronaVac buatan dari Sinovac Biotech Ltd, Indonesia sudah mulai melakukan vaksinasi Covid-19 pada Januari 2021 lalu. Di tahap awal, vaksin doiprioritaskan kepada tenaga kesehatan.
Melongok ke belakang, kehadiran vaksin Sinovac di Indonesia sudah ada sejak Agustus 2020. Namun kala itu, pengadaan vaksin hanya terbatas sebagai bagian dari uji vaksin. Sasarannya adalah ribuan relawan yang bersedia mendapat suntikan dan diteliti keampuahnnya.
Redaksi Dream berkesempatan ngobrol bersama salah satu relawan vaksin Sinovac, Herlina Agustin yang juga dosen di Fikom Unpad. Perempuan yang biasa dipanggil Titin ini menceritakan pengalaman dan harapannya dengan vaksinasi di Indonesia.
Penasaran dengan kisahnya? Yuk tonton siaran ulangnya di IGTV DREAMCOID.
Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.
Advertisement
Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor


Pertamina dan MedcoEnergi Ambil 10% Hak Partisipasi Sumur Gas di Kaltim Milik Eni S.p.A

Dibuka Menguat ke Level 6.109,32, IHSG Bergerak di 2 Zona pada Awal Perdagangan


Jalan Kaki Bisa Bantu Turunkan Berat Badan, Ini 5 Cara Membuatnya Lebih Efektif

8 Tanda Tubuh Kebanyakan Kafein, dari Jantung Berdebar hingga Sulit Tidur

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor

Kebiasaan Sederhana Ini Disebut Bisa Bikin Pernikahan Lebih Kuat, Tak Perlu ke Gym

Orang Tua Baru Rentan Burnout, Riset Menunjukkan Kerja Sama Pasangan Bisa Jadi Penangkalnya

Kuku Tiba-Tiba Memerah? Perubahan Kecil Ini Bisa Jadi Tanda Penyakit Tersembunyi

Diagnosis ADHD dan Autisme Meningkat Tajam, Studi Besar Ungkap Perubahan Siapa yang Terdiagnosis