Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan
Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?
10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah
Color Analysis, Cara Memilih Warna Pakaian agar Penampilan Lebih Menonjol
Ilustrasi/Shutterstock
Dream - Indonesia sudah mulai menjalankan program vaksinasi yang dimulai dari tenaga kesehatan dan anggota TNI/Polri sejak Januari 2021. Pemerintah di tahap awal vaksinasi ini menggunakan CoronaVac yang merupakan produk vaksin dari Sinovac Biotech Ltd.
Program vaksinasi juga sudah dijalankan pemerintah Uni Emirate Arab (UEA) sejak akhir tahun lalu. Warga di Abu Dhabi, menggunakan vaksin Sinopharm dan sudah disuntikkan pada sejumlah warga lokal dan pendatang.

Menetap di Abu Dhabi, warga Indonesia bernama Falya Rizky Maharani sempat mengikuti vaksinasi pada Desember 2020 kemarin. Berkesempatan ngobrol bersama Redaksi Dream, Falya mengaku sangat antusias melakukan vaksinasinya.

Setelah mendapatkan vaksin Sinopharm, Falya merasakan beberapa efek samping yang muncul antara lain, pegal-pegal, tenggorokan kering, dan pusing.
Vaksinasi Sinopharm yang didapatkan Falya dilakukan sebanyak dua kali, tercatat pada 9 Desember 2020 untuk vaksin pertama Falya, sedangkan 30 Desember 2020 adalah vaksinasi keduanya.
Selang 21 hari itu, apa reaksi yang dirasakan Falya? Ingin tahu cerita lengkapnya?
Yuk langsung tonton siaran ulangnya di IGTV Dream.co.id berikut ini.
View this post on Instagram
Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.
Dream - Perang menghadapi pandemi COVID-19 di Indonesia memasuki babak baru. Sejak pekan kemarin, pemerintah mulai menjalankan program vaksinasi yang diutamakan untuk tenaga kesehatan dan anggota TNI/Polri karena menjadi garda depan penanganan wabah ini.
Vaksin COVID-19 Sinovac sebelumnya sudah disetujui penggunaannya untuk keperluan darurat oleh BPOM dan mengantongi sertifikasi halal dari MUI.
Salah satu tenaga kesehatan yang sudah berkesempatan mendapat vaksin CoronaVac dari Sinovac itu adalah, drg. Dhiya Nabila. Lewat program rutin live INstagram #NgobrasDream Senin, 18 Januari 2021, Dhiya menceritakan telah menjalani vaksinasi tahap pertama pada 15 Januari kemarin.
Rencananya Drg Dhiya akan kembali mendapat vaksinasi kedua pada 29 Januari mendatang.

Tak cuma itu, drg. Dhiya juga membagikan ceritanya selama menjalani vaksinasi kemarin seperti efek dan hal-hal apa yang harus dilakukan pasca vaksin pertama di Live Instagram @dreamcoid.
Buat Sahabat Dream yang ketinggalan dan mau tahu cerita lengkapnya, langsung saja yuk tonton siaran ulangnya di IGTV DREAMCOID berikut ini.
Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.
Advertisement
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI

Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli

Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?

Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya

Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?