Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
(Foto: Ilustrasi/Shutterstock)
Dream - Selain sering kita santap dengan sambal cocol, kentang juga kerap ditemui pada menu-menu sayuran, seperti sop atau sejenisnya.
Umbi yang satu ini memang kaya nutrisi. Selain rendah kalori, kentang juga mengandung vitamnin B6, potassium, kalsium, vitamin C, dan mangan.
Selain itu, kentang juga mempunyai kandungan anti-oksidan yang mampu melawan kerusakan akibat radikal bebas. Kentang juga mengandung senyawa, seperti flavonoid dan fitonutrien.

Selain digoreng dan dijadikan sayuran, ternyata kentang juga bisa kamu konsumsi dalam bentuk jus. Beberapa masalah tubuh dapat diatasi dengan sari-sari kentang yang dibikin jus ini.
1. Menurunkan kadar gula darah
2. Membantu obati penyakit paru-paru
3. Membantu obati masalah pernafasan
4. Membantu menghilangkan dan obati asam urat
5. Merangsang sirkulasi darah
Ada lima manfaat jus kentang lainnya yang bisa kamu tahu di sini.
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

