Foto: Shutterstock
Dream - Sulit tidur kerap dialami generasi milenial. Sehingga, jam tidur mereka tidak stabil dan kualitasnya menjadi kurang maksimal.
Menurut pakar psikologi klinis, Aurora Lumbantoruan, ada lima faktor yang memicu tidur kurang berkualitas. Apa saja?
1. Tidur dengan Lampu Menyala
Tubuh sangat sensitif terhadap keadaan siang dan malam. Normalnya, tubuh bekerja dalam keadaan terang dan akan istirahat saat cahaya matahari sudah hilang atau saat gelap.
Ada baiknya Sahabat Dream untuk menyesuaikan kondisi cahaya saat istrahat. Kamu bisa ganti lampu utama dengan lampu tidur agar tidur lebih nyenyak.
2. Lingkungan Berisik
Kualitas tidur yang baik juga membutuhkan lingkungan tenang dan nyaman. Cari tempat yang nyaman dan jauh dari keadaan bising.
Tak cuma itu, hindari tidur dalam keadaan duduk yang membuat kualitas tidur kamu berkurang.
3. Tak Ada Rutinitas
Sebelum tidur lebih baik cari rutinitas. Ya, karena rutinitas mampu mempersiapkan tubuh agar lebih lelap sehingga waktu tidur lebih lama.
4. Stres
Memaksakan tidur saat stress, tidak akan menghasilkan kualitas tidur yang baik. Alhasil, manfaat tidur tidak terasa saat bangun.
Saat stres, cobalah untuk menulis masalah atau hal yang masih memenuhi pikiran. Sehingga tidur kamu bisa lebih nyenyak.
5. Konsumsi Kafein
Kafein diklaim sebagai 'obat' kantuk jelang jam tidur. Mengkonsumsi makanan berlebih juga membuat metabolisme bekerja berat dan tubuh tidak sepenuhnya terlelap.
Yuk, konsumsi makanan sehat yang mudah dicerna tubuh dengan porsi yang tepat jika masih lapar di malam hari. Selamat mencoba Sahabat Dream!