Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
(Foto: Ilustrasi/Shutterstock)
Dream – Bulan Ramadan memang bulan istimewa. Berkumpul bersama keluarga dan kerabat untuk berbuka puasa. Ragam sajian lezat terhidang untuk dinikmati bersama-sama membuat nafsu makan meningkat dan mendorong kita untuk mengonsumsi banyak makanan sekaligus.
Makan secara berlebihan pada saat bulan puasa sangat tidak dianjurkan karena akan mengganggu kesehatan, terlebih lagi untuk mereka penderita diabetes karena dapat memicu terjadinya hiperglekimia (kadar gula darah tinggi).
Berikut beberapa tips yang bisa diterapkan dalam berbuka agar aman.
1. Berbuka dengan air putih
Meskipun minuman manis lebih menggoda, sebaiknya Anda memilih berbuka puasa dengan segelas air putih. Selain dapat mengganti cairan tubuh yang hilang selama berpuasa, air putih juga memberikan perasaan kenyang sehingga kita ‘kalap’ saat mengonsumsi menu utama nanti.
2. Makanan ringan terlebih dulu
Setelah minum air putih, Anda dapat melanjutkan dengan mengonumsi makanan ringan. Tiga buah kurma seperti yang disunahkan Nabi Muhammad SAW atau beberapa potong buah segar. Selain menghindari rasa tak nyaman di perut, juga dapat mencegah Anda makan berlebih saat menyantap hidangan utama.
3. Perhatikan asupan karbohidrat
Saat menikmati hidangan utama, perhatikan juga asupan karbohidrat yang Anda konsumsi. Batasi porsi nasi putih atau ganti nasi putih dengan nasi merah yang lebih sehat.

4. Pilih lauk tinggi protein
Agar lebih mengenyangkan, alih-alih menambah nasi, tambahkan saja porsi sayuran atau lauk tinggi protein pada menu berbuka puasa, seperti ikan, ayam bakar, atau tahu dan tempe.
5. Batasi Asupan Makanan
Meski bulan Ramadan adalah bulan puasa, tapi banyak orang yang mengalami kenaikan berat badan di akhir bulannya. Ini dikarenakan konsumsi yang berlebihan saat berbuka puasa. Batasi asupan Anda, terutama makanan manis.
Untuk menjaga gula darah tetap dalam batas aman, Sahabat Dream dapat mengonsumsi asupan kesehatan tambahan yang aman dan tepat. Seperti herbal Melabic yang memiliki khasiat memperbaiki fungsi sel beta pankreas sehingga dapat memproduksi insulin dengan optimal.
Melabic terbuat dari 100 persen bahan alami sehingga aman dikonsumsi, tak hanya bagi penderita diabetes tapi juga mereka yang ingin menjaga kestabilan kadar gula darahnya. Info lebih lanjut klik di sini.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya