Dua Jalan Berbeda Bursa Saham di 2 Tahun Pemerintahan Prabowo VS Jokowi
Di Balik 8 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo
Kepuasan Publik Setelah Dua Tahun Prabowo-Gibran
Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
Ilustrasi (Shutterstock.com)
Dream - Puasa Ramadan banyak membawa berkah. Selain dijanjikan ampunan dan terbebas dari api neraka, puasa juga bermanfaat bagi kesehatan jasmani dan rohani. Karena itu, umat Islam selalu semangat menjalaninya. Apalagi, puasa Ramadan akan mendapat pahala berlipat ganda dibanding hari biasanya.
Puasa semakin sempurna bila ditambah dengan ibadah lain seperti banyak sedekah, sholat sunah, dan rajin membaca Alquran serta memahami maknanya.
Ihwal bermanfaat bagi kesehatan, puasa dapat mencegah kelebihan berat badan atau obesitas. Berat badan berlebih merupakan pintu berbagai penyakit seperti diabetes, potensi serangan jantung, kolesterol tinggi, hingga kanker.
Dengan demikian, puasa dapat membantu mencegah munculnya berbagai penyakit. Demikian hasil penelitian dari University of California tentang tubuh manusia.
Saat sedang puasa, sel-sel tubuh berada dalam mode protektif sehingga menjaga tubuh dari serangan penyakit. Kanker sulit berkembang karena makanan mereka, seperti glukosa, tidak ditemukan dalam aliran darah saat puasa.
Di sisi lain, organ hati dapat bekerja secara efektif selama puasa karena asupan makanan dikurangi. Organ ini berfungsi mengolah racun yang masuk dalam tubuh. Berkat puasa, hati bisa melakukan detoksifikasi maksimal.
Namun, kebaikan puasa bagi kesehatan ini perlu didukung dengan asupan nustrisi baik pula saat berbuka dan sahur. Hindari makanan banyak gula dan karbohidrat ganti dengan protein tinggi dan banyak serat.

Protein mempercepat regenerasi sel dari kerusakan-kerusakan terkait usia. Regenerasi ini menurunkan penyakit-penyakit degeneratif seperti diabetes, jantung coroner, dan osteoporosis.
Sedangkan serat membantu memperbaiki proses metabolisme tubuh. Nutrisi penting jadi mudah diserap sedangkan sisanya cepat dikeluarkan dalam tubuh.
Hal ini membantu mencegah penyakit kanker karena makanan yang mengandung karsinogenik cepat dibuang.

Advertisement

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun


Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh

Dua Jalan Berbeda Bursa Saham di 2 Tahun Pemerintahan Prabowo VS Jokowi

