7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ciri-ciri Vagina Yang Sehat Foto: Shutterstock
Dream - Vagina merupakan salah satu organ reproduksi yang dimiliki perempuan. Sering disebut organ intim, vagina berfungsi sebagai saluran yang menghubungkan serviks atau leher rahim dengan bagian vulva atau luar tubuh.
Menjaga kesehatan vagina sangat penting dilakukan karena timbulnya masalah pada vagina dapat memengaruhi kesuburan, kehidupan seksual, serta terganggunya proses reproduksi secara keseluruhan.
Vagina yang sehat ternyata memiliki beberapa tanda lho Sahabat Dreams! Dilansir sehatq.com ada 4 ciri vagina yang dikategorikan sehat.

Secara umum vagina yang sehat berwarna pink tua, terasa elastis dan juga lembap. Namun, warna pada vagina dapat berubah seiring bertambahnya usia.
Perubahan warna vagina yang mejadi lebih gelap merupakan hal wajar karena adanya perubahan hormon seiring bertambahnya usia.
Lalu, kadar estrogen yang menurun dapat menyebabkan dinding vagina menjadi lebih tipis dan kering. Kondisi dinding vagina yang tipis dan kering ini disebut atrofi vagina.
Mengeluarkan Cairan Bening
Vagina memiliki kemampuan untuk membersihkan diri dengan cara menghasilkan cairan putih atau bening. Jumlah cairan yang dikeluarkan biasanya dipengaruhi oleh perubahan hormonal selama siklus menstruasi.
Selain itu, dalam kondisi hamil cairan ini mungkin diproduksi lebih banyak dan berwarna seperti susu dengan bau yang agak ringan.
Dalam beberapa kondisi vagina juga dapat mengeluarkann cairan yang patut diwaspadai. Cairan berwarna hijau, kuning, dan berbau tal sedap atau amis menjadi tanda adanya infeksi pada vagina.

Vagina memiliki aroma yang khas dan biasanya menjadi lebih tajam saat sudah aktif secara seksual atau mulai memasuki masa menstruasi.
Ketika vagina mengeluarkan aroma yang tidak sedap atau amis, kamu harus waspada dan segera berkonsultasi ke dokter.
Tidak Menunjukan Gejala lain
Vagina yang sehat juga tidak menunjukan gejala lain yang mengganggu kenyamanan, seperti adanya luka, benjolan, bintil, bercak, rasa terbakar, kemerahan hingga nyeri.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?