Survei: Dulu Coblos Prabowo, 55 Persen Pemilihnya Kini Bilang Ogah
5 Minuman yang Sebaiknya Dihindari Setiap Hari Jika Ingin Mengurangi Gula
Pertamina dan MedcoEnergi Ambil 10% Hak Partisipasi Sumur Gas di Kaltim Milik Eni S.p.A
Mengapa AC Mobil Listrik Tetap Bisa Aman Menyala Meski Mesin Mati?
Mengapa Ada Orang yang Lebih Sering Mengalami Efek Samping Vaksin? Studi Ungkap Penyebabnya
Dibuka Menguat ke Level 6.109,32, IHSG Bergerak di 2 Zona pada Awal Perdagangan
8 Makanan yang Bisa Redakan Ngidam Makanan Manis Lebih Baik daripada Permen, Menurut Ahli Gizi
Aroma Parfum yang Lagi Tren Ini Ternyata Bisa Bantu Tidur Lebih Nyenyak, Studi Ungkap Rahasianya
Ilustrasi/Shutterstock
Dream – Berpuasa yang mewajibkan umat Muslim menahan rasa lapar dan haus kurang lebih 12 jam bikin pola makan menjadi berubah secara tiba-tiba. Terkadang hal tersebut dapat memicu munculnya gangguan kesehatan, salah satunya muntah.
Terkadang orang akan merasa mual bahkan muntah setelah sahur atau saat di tengah aktivitas puasa. Terutama beberapa hari pertama puasa karena sistem pencernaan yang mulai beradaptasi dengan pola makan berbeda dari biasanya.
Umumnya, muntah dan mual saat puasa bukan kondisi yang perlu dikhawatirkan. Namun, bila muntah dan mual saat puasa terjadi terus menerus dan yang dikeluarkan tubuh cukup banyak, maka bisa jadi tanda suatu kondisi medis tertentu.
Sebaiknya segera periksa ke dokter.
Ada beberapa faktor yang dapat memicu mual dan muntah saat bulan puasa, kenali penyebabnya, antara lain:
Ketika makan berlebihan, lambung tidak akan sanggup menampung atau mencerna makanan, sehingga sistem pencernaan akan memaksa makanan agar keluar dari tubuh melalui muntah.
Hal ini dapat terjadi akibat aktivitas lambung yang terlalu berat dalam mencerna makanan.

2. Makan makanan berminyak saat sahur
Makanan berminyak memiliki kandungan lemak yang tinggi, ketika dimakan terlalu banyak saat sahur perut menjadi lebih lambat mencerna atau mengosongkan makanan dari lambung.
Akibatnya rasa mual saat puasa muncul dan menyebabkan muntah ditengah-tengah aktivitas menahan makan dan minum.
Makanan pedas memang nikmat dan meningkatkan nafsu makan, tapi jika dikonsumsi terlalu banyak saat sahur dan berbuka dapat berisiko memicu beberapa masalah kesehatan, termasuk muntah.
Pada orang yang memiliki riwayat gangguan pencernaan seperti asam lambung yang naik ke tenggorokan (acid reflux), gastritis, atau tukak lambung, bila sering makan makanan pedas dapat memperparah gejala penyakit ditandai dengan gejala mual dan muntah saat puasa.
4. Langsung tidur setelah makan sahur
Pada orang penderita GERD (Gastroesophageal reflux disease) atau asam lambung, langsung tidur setelah makan sahur bisa menjadi salah satu pemicu rasa mual hingga menyebabkan muntah saat puasa.
Lalu bagaimana cara agar mual dan muntah dapat dicegah saat puasa? Sebaiknya atur pola makan saat sahur dan buka puasa dengan baik dan lakukan beberapa hal berikut ini;
Ketika makan sahur, makanlah dengan porsi yang cukup dan tidak berlebihan. Kunyah pula makanan secara perlahan agar lambung dapat berkerja mencerna makanan dengan baik.
- Hindari makanan pedas dan berminyak
Saat sahur pastikan konsumsi makanan yang bergizi seimbang, misalnya penuhi nutrisi harian tubuh dengan makan sayuran, buah-buahan, kacang-kacangan, biji-bijian, daging merah, dan susu.
Hindari makanan berminyak, pedas, berlemak, dan berbumbu tajam saat sahur dan berbuka untuk mencegah mual dan muntah.
Salah satu cara mecegah muntah dengan memakan makananhambar atau tidak mengandung kaya rasa saat sahur, misalnya roti tawar atau biskuit.
Dengan begitu tidak akan terkena asam lambung dan menenangkan perut sehingga tidak akan menyebabkan mual dan muntah.
- Jangan langsung tidur setelah makan sahur
Hindari berbaring sesaat setelah makan sahur, guna memberi waktu bagi sistem pencernaan mencerna makanan yang dimakan.
Jika membutuhkan tidur setelah sahur, ada baiknya lakukan kegiatan tertentu dahulu sebelum tidur.
Misalnya dengan cuci piring bekas makan, berjalan sebentar di area rumah, atau duduk di tempat tidur dan menyender pada penopang kasur beberapa menit, atau bagi umat muslim bisa dengan menunaikan ibadah salat terlebih dahulu sebelum kembali tidur.
Laporan: Josephine Widya, Sumber: Sehatq
Advertisement
Pertamina dan MedcoEnergi Ambil 10% Hak Partisipasi Sumur Gas di Kaltim Milik Eni S.p.A

Dibuka Menguat ke Level 6.109,32, IHSG Bergerak di 2 Zona pada Awal Perdagangan

Sampah Dibakar, Mikroplastik di Udara Mengintai

Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28

Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane


3 Kebiasaan Olahraga yang Sebaiknya Mulai Dilakukan Saat Usia Paruh Baya agar Tetap Bugar

Dengarkan Musik yang Tenang Saat Makan, Studi Ungkap Pengaruhnya pada Pilihan Makanan

9 Cara Aneh yang Pernah Dilakukan Manusia untuk Menghindari Wabah Pes

Bukan Sekadar Hantu, Teror Rambut Sewu Berawal dari Dendam Keluarga

Survei: Dulu Coblos Prabowo, 55 Persen Pemilihnya Kini Bilang Ogah

5 Minuman yang Sebaiknya Dihindari Setiap Hari Jika Ingin Mengurangi Gula

Pertamina dan MedcoEnergi Ambil 10% Hak Partisipasi Sumur Gas di Kaltim Milik Eni S.p.A