Asah Kreativitas di Rumah, Yuk Dampingi Anak Nonton Program Belajar di Rumah

Reporter : Wuri Anggarini
Selasa, 2 Februari 2021 15:01
Asah Kreativitas di Rumah, Yuk Dampingi Anak Nonton Program Belajar di Rumah
Para siswa khususnya kelas 4 dan 5 diharapkan bisa makin memahami pelajaran sekolah, lewat cara belajar yang lebih seru.

“ Bosan belajar di rumah!”. Ngaku deh, keluhan yang satu ini sering dilontarkan anak-anak selama proses belajar di rumah. Bisa bikin semangat belajarnya menurun dan susah konsentrasi, orangtua dituntut kreatif dalam mencari solusi tepat.

Untungnya, Kemendikbud menggagas Program Belajar di Rumah yang dikemas dalam bentuk video interaktif. Meskipun belum bisa hadir langsung di sekolah, para siswa khususnya kelas 4 dan 5 diharapkan bisa makin memahami pelajaran sekolah, lewat cara belajar yang lebih seru.

1 dari 2 halaman

Aksi Kecil untuk Sesuatu yang Besar Nantinya

Di episode 20, Kak Maria dan Thierry mengingatkan pentingnya menanam pohon di lingkungan sekitar karena dapat menyerap karbondioksida dan menghasilkan oksigen. Demi mendapatkan kualitas udara yang baik bagi kesehatan, anak-anak bisa mulai mencoba menanam tumbuhan. Biar makin semangat berkebun, ada bacaan seru berjudul Gadis dan Bunga Matahari yang dihiasi ilustrasi menarik.

Asah Kreativitas di Rumah, Yuk Dampingi Anak Nonton Program Belajar di Rumah© Kemendikbud

Masuk ke segmen kedua, para siswa kelas 4 akan mengenal pentingnya alat transportasi udara bagi Indonesia yang disebut sebagai negara kepulauan terbesar di dunia. Sejak awal kemerdekaan, Presiden Soekarno serius membentuk industri pesawat di Indonesia. Perkembangannya kian pesat saat PT Industri Pesawat Terbang Nusantara berada di bawah pimpinan B.J. Habibie.

Beliau sendiri juga merancang Pesawat R80, pesawat baling-baling untuk penerbangan jarak pendek yang dianggap sesuai dengan kondisi geografis Indonesia. Terinspirasi oleh B.J. Habibie, yuk ajak anak-anak untuk membuat beberapa model pesawat dari lembaran kertas.

2 dari 2 halaman

Langkah Sederhana Kurangi Polusi Udara

Di episode 20 bertajuk Transportasi dalam Komikku, Kak Agung punya sederet aktivitas seru buat teman-teman di rumah. Dimulai dengan membaca buku berjudul Petualangan Menemui Matahari, yang bercerita tentang dampak polusi udara.

Ternyata, ada cara khusus untuk mengetahui tingkat polusi udara, terutama yang terjadi di kota-kota besar. PM 2,5 yang merupakan singkatan Particulate Matter atau Polusi Partikulat merupakan zat mikroskopis yang sangat berbahaya. Berasal dari emisi asap kendaraan bermotor atau pabrik, cairan yang mengambang di udara ini dapat mengganggu kesehatan.

Asah Kreativitas di Rumah, Yuk Dampingi Anak Nonton Program Belajar di Rumah© Kemendikbud

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika sendiri menetapkan Nilai Ambang Batas (NAB) dari PM 2,5 sebagai acuan. Jika melewati batas konsentrasi polusi udara NAB PM 2,5 adalah 65 ugram/m3, maka kualitas udara bisa dianggap buruk bagi kesehatan. Nah, saatnya berdiskusi bareng anak-anak bagaimana caranya untuk meminimalisir polusi udara, seperti mengingatakan orangtua untuk rutin servis kendaraan agar asap kendaraan tetap sesuai dengan standar emisi.

Selain memahami bahaya polusi udara, aktivitas belajar untuk para siswa kelas 5 kali ini cukup lengkap. Mulai dari membedakan alat transportasi modern dan tradisional, mengenal diagram garis, berhitung, hingga menyelesaikan komik sebagai Proyek Kreatif Minggu Ini. Seru, kan?

Dihadirkan oleh Kemendikbud, program Belajar di Rumah dalam bentuk video interaktif ini nggak bakal bikin anak-anak bosan belajar di rumah. Tayang di TVRI, nantikan serunya belajar setiap Senin-Jumat mulai jam 10.00-10.30 WIB untuk para siswa kelas 4 dan jam 10.30-11.00 WIB untuk kelas 5 dan sederajat. (*/eth)

Beri Komentar