Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Foto: Shutterstock
Dream - Puasa memang mengandung manfaat besar bagi kesehatan, namun tidak semua orang dapat melaksanakannya secara sembarangan. Terutama bagi pasien penderita Diabetes Melitus Tipe 2 (DMT2).
Pasien DMT2 biasanya selalu mengandalkan obat pengontrol gula, seperti insulin. Hal ini dapat memicu hipoglikemia, gangguan kesehatan yang terjadi ketika kadar gula berada di bawah 70 mg/dL.
Riset Epidemiology of Diabetes and Ramadhan mengungkapkan bahwa risiko hipoglikemia pada pasien DMT2 meningkat hingga 7,5 kali lipat sepanjang bulan Ramadan.
" Gula merupakan makanan penting bagi otak. Kekurangan gula bisa menyebabkan lemas, lesu, kejang hingga koma dan kematian. Makin rendah gula darah, semakin tinggi pula risiko kematian," tutur Ketut Suastika, Dokter Speialis Endokrinologi di acara diskusi media MSD, Jakarta, akhir pekan lalu.

Pasien DMT2 sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu. Obat golongan SU dan insulin tidak dianjurkan dipakai di bulan puasa. Sebaiknya, gunakan obat gologan netral seperti metformin, DPP4i dan GLP1 agnonist.
" Jika terpaksa memakai insulin, kurangi dosis pemakaian sesuai anjuran dokter. Pakailah obat dua kali sehari, ketika buka puasa dan malam hari sebelum tidur," ujarnya.
Hindari pemakaian insulin di pagi hari. Sebab, kamu membutuhkan gula sebagai sumber energi dalam beraktivitas.

Jika sudah muncul gejala seperti lesu, keringat dingin dan tremor, segera periksa gula darah dan konsultasikan dengan dokter. (ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya