Jumat, 16 Oktober 2026 Cari

Bahas Perbedaan 'Keinginan' dan 'Kebutuhan' Pada Si Kecil

Reporter : Mutia Nugraheni
Selasa, 24 Oktober 2017 19:42
Bahas Perbedaan 'Keinginan' dan 'Kebutuhan' Pada Si Kecil
Anak juga harus tahu kondisi bagaimana proses keuangan dalam rumah berjalan.

Dream - Membahas soal keuangan rumah tangga pada anak tak selalu dilakukan semua orangtua. Ada yang cenderung tak membahasnya pada anak karena merasa uang dan kebutuhan dasar merupakan masalah orangtua.

Hal ini tak sepenuhnya benar. Memang kewajiban orangtua adalah memenuhi kebutuhan anak, baik sandang, pangan dan papan. Tapi anak juga harus tahu kondisi bagaimana proses
keuangan dalam rumah berjalan.

" Ada uang sekolah yang harus dibayarkan, uang listrik, belanja rumah tangga serta tagihan-tagihan lainnya. Hal ini membuat anak berpikir orangtua bekerja, memenuhi kebutuhan yang ada. Mereka jadi berpikir untuk meminta sesuatu," ujar Amy Morrin, seorang psikolog anak.

Ada kalanya kondisi keuangan sangat ketat. Sehingga, Anda tak bisa dengan mudah membelikan mainan mahal, sepatu atau tas baru untuk anak. Dalam kondisi ini sebaiknya bicarakan dengan anak.

" Perlihatkan di depan anak saat membuat anggaran rumah tangga, pemasukan dan biaya tagihan yang harus dibayar. Membuat budget jadi hal yang penting untuk diajarkan pada anak,"
ungkap Morrin.

Untuk mengajari anak membedakan keinginan dan kebutuhan bisa dilakukan dengan membuat daftar belanja bulanan. Misalnya saat berbelanja membeli beras, telur, susu dan lauk tertentu,
jelaskan kalau belanjaan tersebut adalah kebutuhan yang harus dipenuhi.

Sementara, belanjaan lain, seperti es krim, cemilan, dan mainan adalah keinginan yang kalau tak dibeli tak akan ada masalah. Apabila anak ingin membeli sesuatu yang agak mahal coba latih dia untuk menabung hingga cukup membeli yang diinginkannya.

" Anda juga bisa semacam gambar atau tabel yang berisi perbedaan kebutuhan dan keinginan. Buat dua tabel, satu tabel berisi kebutuhan dasar lalu tabel kedua keinginan, yaitu barang yang diinginkan anak. Biasanya anak lebih mudah mengerti dengan cara ini," ungkap Morrin.

Sumber: Verywell

 

 

Beri Komentar