Laut Naik 56 Cm pada 2100, 770 Juta Orang Terancam: Bukan Cuma Pantai yang Bisa Hilang
Cinta Laura Ajak Anak Muda Mulai Sustainability dari Langkah Kecil
Tak Perlu Trial and Error Pilih Susu Formula Anak, Cukup Scan & Check AceKid Sumber Susunya Transparan
Golkar Putuskan Prabowo Capres 2029, Bagaimana Nasib Gibran?
Sampah Dibakar, Mikroplastik di Udara Mengintai
Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih
Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan
Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan
Ilustrasi Hijaber/Shutterstock
Dream - Pernah kamu mengalami sendi-sendi tubuh mendadak merasa ketika baru bangun tidur? Kondisi ini biasanya normal terjadi setelah kamu terlalu keras dalam berolahraga.
Namun kamu harus khawatir jika sakit pada persedian muncul padahal kamu tidak melakukan aktivitas berat atau berolahraga. Pakar kebugaran mengatakan, selain olahraga, kondisi emosi ternyata dapat membuat tubuh jadi terasa sakit.
Kondisi karantina di tengah wabah COVID-19 seperti yang terjadi saat ini bisa jadi membuat kamu lebih emosional dan stres. Alhasil otot di tubuh kamu jadi tegang.
Ditambah imbauan social distancing membuat kita jadi jarang ketemu banyak orang dan akhinya makin memperburuk kesehatan emosional.

Tak cuma itu faktor emosional, posisi tubuh saat bekerja juga memengaruhi kesehatan tubuh.
Saat kita bekerja dari rumah dan duduk di sofa, kita cenderung membungkuk menghadap layar laptop/komputer yang menyebabkan tekanan pada bagian atas dan pinggul.

“ Ketika tubuh berada di bawah tekanan fisik kronis, itu memengaruhi sistem muskuloskeletal, neurologis, pencernaan, dan kardiovaskular kita," kata Dr. Joseph Bax, D.O, spesialis manajemen nyeri dan rehabilitasi di Mount Sinai saat wawancara dengan Bustle.
Menurut laporan Bustle, ada banyak faktor emosional dari pandemi yang sedang berlangsung yang dapat menyebabkan stres dalam kehidupan masyarakat, seperti peningkatan rasisme anti-Asia, kejatuhan ekonomi, dan depresi akibat kesepian dari sosial.
Semua ini tidak hanya dapat menyebabkan kesehatan emosional atau mental tetapi juga muncul di tubuh kamu.
Mungkin sulit untuk menjauhkan diri dari pikiran negatif selama masa ketidakpastian dan ketakutan ini, terutama jika kamu sudah sakit.

Sahabat Dream bisa menghindarinya dengan melakukan hobi, seperti yoga, hingga menghubungi keluarga atau teman melalui telepon/video call.
Sangat penting untuk kita menjaga kesehatan mental dan fisik.
Laporan: Cindy Azari
Sumber: Miss Kyra
Dream - Tenggorokan pasti terasa sakit saat mengalami radang. Apalagi bila dibuat berbicara maupun menelan makanan, pasti akan terasa lebih sakit lagi.
Penyakit ini biasanya kerap muncul saat peralihan musim. Gejalanya bisa bermacam-macam, mulai demam, kemerahan, sakit kepala, gatal-gatal, sakit perut, muntah, hingga nyeri otot.
Bila sudah terkena radang tenggorokan, kondisi tubuh memang tidak nyaman. Sehingga kita perlu melakukan pencegahan agar tidak mengalaminya.
Berikut tip mencegah radang tenggorokan, sebagaimana dikutip dari laman Miss Kyra:
Radang tenggorokan bisa jadi dampak kombinasi dari infeksi sinus dan telinga. Merokok, polusi, hingga alergi hewan. Infeksi HIV juga bisa jadi penyebabnya.

Salah satu cara terbaik untuk mencegah radang tenggorokan adalah menghindari kuman penyebab infeksi dan menjaga kebersihan.
Cara menghindari kuman penyebab radang tenggorokan:
© © shutterstock.com
Advertisement

Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas

Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan

Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan

Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih

Laut Naik 56 Cm pada 2100, 770 Juta Orang Terancam: Bukan Cuma Pantai yang Bisa Hilang

Cinta Laura Ajak Anak Muda Mulai Sustainability dari Langkah Kecil
