Source: Shutterstock.com
Dream - Daun salam merupakan bahan alami yang dapat digunakan sebagai bahan masakan dan bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Penelitian membuktikan bahwa daun salam dapat menurunkan kadar kolesterol.
Bahkan, daun salam dipercaya dapat mengurangi risiko kanker, mengontrol kadar gula darah serta mencegah batu ginjal. Dilansir dari Sehatq.com, berikut penyebab daun salam bermanfaat bagi kesehatan.
Flavonoid
Penelitian dalam jurnal yang dipublikasikan oleh Fakultas Kedokteran Universitas Lampung membuktikan bahwa kandungan flavonoid pada daun salam dapat menurunkan kadar kolesterol jahat.
Daun salam juga mengandung tannin yang dapat memperlancar penyerapan lemak di usus. Antioksidan pada daun salam juga bisa mencegah kolesterol.
Selain flavonoid dan antioksidan, daun salam juga mengandung vitamin A, B3, C serta E yang bermanfaat untuk mengontrol kadar kolesterol jahat maupun baik.
Konsumsilah daun salam bubuk atau kapsul dengan jumlah yang wajar agar dapat dicerna.
Namun jika sedang hamil atau mengonsumsi obat penurun gula darah, berkonsultasilah terlebih dulu dengan dokter agar lebih aman.
(Sumber: Sehatq.com)
Dream - Pemakaian minyak goreng seringkali dituing sebagai penyebab naiknya tingkat kolesterol dalam tubuh. Tak heran jika banyak orang yang menghindari pemakaian atau mengonsumsi makanan yang digoreng menggunakan minyak.

Namun banyak juga masyarakat belum memahami jika penyebab kolesterol tak sepenuhnya karena pemakaian minyak melainkan bahan makanan yang digunakan. Minyak goreng justru merupakan sumber lemak baik yang bermanfat untuk kesehatan tubuh.
" Seringkali pemakaian minyak dihindari karena takut kolesterol. Padahal, misalnya makan tempe mendoan dan pakai minyak nabati. Tempenya juga nabati. Tidak mungkin ada sumber nabati yang mengandung kolesterol," kata Seala Septiani, Nutritionist dalam peluncuran Sania Royale Soya Oil, Selasa lalu.
Minyak nabati yang terbuat dari kedelai tidak mengandung kolesterol. Seala mengklaim bahwa kolesterol hanya terdapat pada sumber hewani.
" Golongan mamalia bisa memproduksi kolesterol sendiri. Jadi sebenarnya kita harus membatasi makanan yang mengandung kolesterol karena sudah diproduksi tubuh secara natural" .
Kandungan polyunsaturated fat (PUFA) atau lemak tidak jenuh yang tinggi termasuk asam lemak yang baik dan bermanfaat untuk mencegah penyakit degeneratif.
" PUFA juga dapat mencegah penyakit yang disebabkan oleh penuaan seperti jantung dan stroke," jelasnya. Terlepas dari tingginya lemak tidak jenuh pada minyak nabati seperti soya, titik asap serta kualitas minyak juga harus diperhatikan.
Apalagi, banyak masakan Indonesia yang digoreng. " Kandungan PUFA pada minyak kedelai cukup tinggi dan lebih banyak daripada cooking oil lainnya. Titik asapnya juga tinggi, sehingga komponen yang ada pada bahan lemak atau minyak tidak mudah rusak" .
Jika ingin lebih aman dan sehat, pastikan proses memasak tidak mencapai suhu tertinggi dan menghindari minyak yang telah dipakai sebelumnya.