Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Menu Di Restoran Gopek
Dream - Beragam makanan asing masuk ke Indonesia dan sangat laris dan diterima dengan baik. Meski demikian, makanan khas Indonesia seperti sate ayam, karedok, Gado-gado , cendol, ikan bakar tetap menjadi primadona.
Hal ini dibuktikan oleh banyak restoran yang khusus menyajikan makanan khas Indonesia yang mampu bertahan higga puluhan tahun. Salah satunya adalah Sarirasa Group yang sudah berumur 45 tahun.
" Kita bisa mempertahankan cita rasa kita kita, dan kita bisa terus konsisten menyajikan rasa yang ada," kata Innez Unianthy, Marketing Communication Sarirasa di kawasan Pakubuwono, Jakarta Selatan, Jumat, 11 Oktober 2019.

Meurut Innez, gempuran restoran asing memang sempat membuat khawatir. Namun buktinya, makanan Indonesia tak pernah kehilangan penikmat setianya. Hal ini juga tak terlepas dari inovasi yang terus dilakukan.
" Kita terus melakukan inovasi, kita buat menu yang instagramable, dan mengikuti kemajuan zaman," ujarnya.
Di usia yang ke-45 tahun, Sarirasa group perusahaan yang menaungi beberapa restauran seperti Sate Khas Senayan, Tesate, Gopek dan Sarirasa catering akan terus memperluas outletnya yang tersebar di Indonesia.
" Kita akan terus membuka cabang baru dan kita juga sudah mengurangi penggunaan plastik, dengan tidak mengunakan sedotan olastik yang diganti dengan sedotan kertas," kata Innez.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya