Tauco Cap Meong (Foto: Alfisalima/ Dream)
Dream - Tauco biasa digunakan untuk meningkatkan keragaman asa dalam masakan. Seperti sambal tauco, kangkung tauco, tumis tahu dan masih banyak lagi. Tauco merupakan bumbu yang terbuat dari kacang kedelai yang difermentasikan.
Di Cianjur, ada pabrik tauco yang sudah berdiri sejak 1880, diproduksi oleh Nyonya Tasma. Saat ini, tauco Nyonya Tasma diberi label Cap Meong. Stefany Tasma merupakan generasi ke 3 penerus Tauco Cap Meong Nyonya Tasma.
Hingga saat ini, ia tetap mempertahankan cara pengolahan atau proses produksi yang sudah diwariskan turun temurun. Proses pembuatan tauco terbilang cukup panjang dan memakan waktu lama.
Pertama, kacang kedelai disortir secara manual untuk membersihkan kotoran kedelai. Untuk produksi tauco, Stefany menggunakan kedelai yang diimpor dari Amerika.

Setelah itu, kedelai yang sudah bersih akan dijemur selama seminggu lalu digiling untuk dipisahkan dengan kulitnya.
“ Limbah dari kedelai atau kulitnya itu diolah lagi, terus kita keringin buat dijual jadi pakan ternak,” ujar Stefany, Owner Tauco Cap Meong Generasi ke 3, di acara media trip Permata Bank, Cianjur, Jawa Barat, Rabu 9 Oktober 2019.
Setelah digiling, kedelai direbus selama 5-6 jam. Biasanya, air rebusan pertama, diminum oleh Stefany dan para karyawannya, karena itu merupakan sari kedelai atau lebih dikenal dengan susu kedelai.

Untuk proses fermentasi, kedelai yang sudah kering direndam di dalam larutan garam dan dijemur sampai air rendaman habis. Uniknya, kedelai yang sedang difermentasi tersebut, ditaruh di dalam sebuah wadah dari tanah liat yang merupakan peninggalan dari masa produksi Nyonya Tasma.
Tauco mentah dimasak hingga mendidih. Setelah mendidih dicampur gula jawa dan gula aren. Tauco pun siap untuk dikemas di dalam botol kaca.

“ Tauco Cap Meong beda dari tauco lain karena kita pake pengawet alami dan kita gak pake segel di tutup botolnya. Jadi orang bisa tahu itu fresh,” ujar Stefany.
Laporan: Alfi Salima Puteri
Dream - Terbuat dari kedelai yang difermentasi, tempe memiliki cita rasa yang khas. Perpaduan gurih, manis dan pastinya sangat memanjakan lidah. Biasanya, tempe diolah dengan digoreng karena merupakan cara paling praktis.

Jika Sahabat Dream bosan dengan olahan tempe goreng, cobalah membuat sate tempe. Sajian satu ini kerap jadi menu favorit untuk mereka yang vegetarian tapi ingin menikmati menu sate.
Cara membuat sate tempe yang enak tidaklah terlalu sulit. Selengkapnya, langsung ikuti langkah-langkahnya di bawah ini.
Untuk membuat sate tempe dari dua papan tempe, kita perlu menyiapkan bahan-bahan ini untuk membuat bumbu bakarnya:

1 gelas air
6 butir bawang merah
5 siung bawang putih
1 sdm ketumbar butir
1 sdm merica butir
1/2 sdm garam
1 sdm gula pasir
1 sdt kaldu jamur
2 sdm tepung maizena, dilarutkan dengan sedikit air
kecap manis secukupnya
Masak semua bahan bumbu kecuali kecap dan maizena. Panaskan dengan api kecil sampai mendidih. Setelah itu, tambahkan kecap manis dan tepung maizena. Aduk sebentar sampai mengental. Bumbu bakar siap digunakan.
Tempe bisa dikukus terlebih dahulu, kemudian, dipotong dadu. Setelah selesai dikukus, tempe kemudian disusun dengan tusukan sate. Lalu rendam dalam bumbu bakar.
Diamkan selama sekitar 30 menit terlebih dahulu. Dengan begini, bumbu akan lebih meresap ketika dipanggang.
Sebenarnya kita bisa pakai wajan antilengket untuk memanggang sate tempe ini. Tapi bila ingin rasanya lebih enak, kita perlu menggunakan arang untuk memanggang sate tempe. Aroma bakar dari arang akan membuat sate tempe ini terasa lebih istimewa.

Tertarik untuk langsung mencoba membuat sate tempe sendiri di rumah? Semoga info ini bermanfaat, ya.
Laporan Endah Wijayanti/ Sumber: Fimela.com