5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
Rancangan Rima Collection (Syarifah Aulia/Dream.co.id)
Dream - Persaingan bisnis busana muslim mampu meluluhkan hati seorang muslimah pebisnis yang awalnya hanya menggeluti bisnis pakaian kasual. Rima Idris melalui merek pakaian RI Muslimah mengaku mendapat banyak kemudahan dan jalan yang lebih lapang oleh Allah saat memilih fokus menggeluti bisnis busana muslimah.
Meski bisnis menjual pakaian sudah digeluti sejak tahun 2001, namun sejak memutuskan berhijab lima tahun terakhir Rima berpikir turut mengubah alur bisnisnya. Saat ini Rima merasa dua toko yang berlokasi di Mall Thamrin City sudah semakin berkembang berkat bisnis pakaian muslimah bertema ready-to-wear yang diusungnya.
Selain berbisnis, penjualan pakaian muslimah disebut sebagai salah satu cara bersyi'ar. Dengan bahan berkualitas yang diimpor dari Tiongkok, Rima mengaku karyanya lebih sederhana dengan harga terjangkau namun tetap nyaman dikenakan sehari-hari.
Hingga kini ia masih memasarkan karyanya mulai dari Rp 185 ribu hingga Rp 500 ribu, semua pakaian dipastikan berharga kurang dari Rp 1 juta. Saat ditemui Dream.co.id di perhelatan Muslimah Extravaganza, ibu asal Padang, Sumatera Barat ini mengaku berupaya lebih cermat melihat tren pasar saat ini.
Untuk membedakan dengan desainer lain, bunga-bunga serta warna metalik dan silver menjadi ciri khas utamanya sejak tiga tahun terakhir. Corak bunga dan warna metalik merupakan ciri khasnya yang berhasil menarik perhatian konsumen dari negeri tetangga Malaysia dan Singapura.
" Booming belanja online membuat produk kami mampu menembus konsumen di luar Indonesia. Selain menjual melalui toko, saat ini penjualan reseller melalui jalur online juga kian diminati," ucap Rima kepada tim Dream.co.id.
Selain memasarkan produknya dengan sistem grosir di Jakarta, Rima menyebut juga telah menjangkau sejumlah kota seperti Padang, Palembang, Riau, Jambi, Bandung, Balikpapan dan Pekanbaru. Konsumen lokal masih mendominasi bisnis busana muslimah besutannya dengan porsi 70% dan 30% sisanya merupakan konsumen mancanegara.
Lebih lanjut wanita berparas cantik ini mengaku fokus menyiapkan stok untuk musim Lebaran. Meski masih dua bulan mendatang namun permintaan busana muslimah sudah mulai naik. Tahun ini ia menyiapkan busana dengan pilihan warna cerah dengan desain sederhana.
Dalam waktu dekat, Rima berencana membuat second line 'RI Muslimah' seperti butik yang lebih mengedepankan eksklusifitas desain. " Selain menggunakan bahan impor, saya juga ingin menggunakan kain khas Indonesia dalam desain pakaian nantinya," ucapnya lebih lanjut. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?