Lebih Dekat dengan Girlband `Syariah` Samara 37

Reporter : Kusmiyati
Jumat, 9 Mei 2014 10:07
Lebih Dekat dengan Girlband `Syariah` Samara 37
Nama Samara 37 sendiri memiliki arti Sakinah Mawadah Warohmah dan 3 warna dalam 7 nada. Nama itu didaulat langsung sang produser atas persetujuan keempat personelnya.

Dream - Petang itu di Lebak Bulus cuaca mendung. Terdapat sebuah rumah yang asri terletak tak jauh dari keriuhan terminal Lebak Bulus. Rumah yang memiliki luas sekitar 800 meter persegi itu lebih tepat disebut 'taman besar'. Karena dari luas tanah itu, lebih dari 50 persennya adalah taman yang asri.

Satu per satu wanita berhijab berparas manis mulai berdatangan. Satu wanita datang dengan menyopiri sendiri kendaraannya. Didampingi sang suami yang juga pria asal London, Inggris. Wanita keempat yang hadir, datang dengan menggunakan sepeda motor. Mereka berempat adalah Samara 37. Girlband 'syariah' yang siap menyaingi girlband lainnya seperti Cherrybelle, JKT48 dan lain-lain.

Nama girlband 'syariah' Samara 37 mungkin masih asing di telinga masyarakat Indonesia. Namun tanpa diketahui grup yang terdiri dari empat ibu muda cantik hasil pilihan produser Juardi Jafar alias Iway Chake ini sudah malang melintang di dunia musik.

" Saya membentuk ini sejak dua tahun lalu tepatnya Maret 2012. Mereka berasal dari tim pengajian yang memang berbakat di dunia musik. Kami sudah banyak sekali mengisi acara seperti di festival palang pintu, acara Kementerian dan masih banyak lagi," kata Iway Chake ditemui Dream.co.id di kediamanya kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan.

Nama Samara 37 sendiri memiliki arti Sakinah Mawadah Warohmah dan 3 warna dalam 7 nada. Nama itu didaulat langsung sang produser atas persetujuan keempat personel yang terdiri dari Nailis Sa’adah, Yuanita Oktavia, Fitri Puspasari dan Herina Amalia. Keempat personil tampak cantik menggunakan busana gamis dengan nuansa etnik beragam warna.

Riasan wajah mereka pun tidak berlebihan namun mampu membuat wajah mereka begitu cantik. Aura keibuan pun muncul dari masing-masing personil saat mereka berbicara. Di luar kesibukan show menyanyi, keempatnya sibuk dengan keluarga mereka msaing-masing.

" Kalau tidak ada show kami menghabiskan waktu dengan keluarga. Mereka sangat mendukung Samara 37, karena kami alhamdulillah sudah bisa mengatur waktu antara keluarga dan kesibukan Samara 37. Jadi semuanya seimbang," kata Nailis Sa’adah atau yang lebih akrab disapa Lisa ini.

Sebelum mengetahui lebih lanjut tentang Samara 37, mari lebih dekat dengan para personelnya:

1 dari 4 halaman

1. Nailis Sa'adah

Dream - Wanita cantik yang akrab disapa Lisa ini lahir di Pati, Jawa Tengah 25 April 1986. Lisa bisa dibilang yang paling kemayu diantara yang lain. " Kalau yang paling girlie dan agak pendiam memang Lisa, satu lagi ya Fitri," kata Herina rekan Lisa.

Ibu dari Nabila Sakhia, Naira Hilmiya dan Muhammad Satva Kirana ini mengaku mencintai dunia musik sudah sejak masih kecil. Sedari kecil suydah dikenalkan musik religi oleh keluarga, terutama mama. Lisa pun ikut beragam lomba dan jatuh hati pada musik.

Lisa telah menjuarai berbagai kejuaraan Musabaqoh Tilawatil Qur;an (MTQ) tingkat pelajar dan umum. Setelah vakum selama hampir 12 tahun, lulusan Sastra Inggris Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta ini memutuskan untuk kembali menekuni bakatnya di bidang seni suara dan tertarik bergabung dengan group Samara 37. " Saya di sini sebagai Qori," kata Lisa yang saat itu membawa putri-putri mungilnya.

Tampang ramahnya membuat siapa saja yang berbicara dengannya tidak mudah merasa bosan. Sosok keibuannya terlihat saat bersenda gurau dengan putri-putri mungilnya.

" Saya memang selalu membawa anaknya. Ini habis jemput mereka sekolah langsung ke sini. Kalau show ataupun latihan ya kalau waktunya senggang, intinya keluarga nomor satu, jangan sampai keteteran walaupun aktivitas padat," kata Lisa.

2 dari 4 halaman

2. Yuanita Ayu Oktavia

Dream - Wanita yang disapa Nita ini dikatakan yang paling tomboy diantara yang lain. Hal itu seperti yang dikatakan Iway Chake sang produser Samara 37. " Semua memiliki karakter yang beragam, saling melengkapi sehingga Insya Allah terus kompak," kata Iway yang saat itu menggunakan kaos kuning dan celana jins.

Wanita kelahiran Jakarta, 12 Oktober 1986 ini sudah memiliki jam terbang lebih banyak dibandingkan personel yang lainnya. Nita kerap didapuk sebagai wedding singer oleh beberapa wedding organizwe ternama sepert Taman Music Entertainment, KANA Entertainment, Most Hits Entertainment dan masih banyak lagi.

" Terjun di dunia musik memang sudah lama. Kebetulan musik memang mata pencaharian saya, tertarik tergabung di Samara karena ini hal yang positif dan semoga bisa menginspirasi semua orang. Terutama para ibu yang tetap ingin berkarir," kata istri dari Denny Somantri ini.

Tidak hanya menjadi wedding singer, Nita juga pernah terlibat dalam home band pengiring artis-artis ibu kota pada acara pemilihan gubernur dan bupati Papua di Jayapura, Merauke, Timika dan Nabire. Pada tahun 2011, ibu dari Evanda Reyhan, Deanda Adellya Ayu dan Navranda Ksatria ini pernah menjadi pengisi acara reguler di managing the nation di sebuah televisi swasta.

Hingga saat ini, Nita masih aktif menjadi pengisi acara event-event yang diadakan mall-mall, hotel-hotel dan kafe-kafe besar di Indnonesia. Padatnya aktivitas Nita tidak membuat anak dan suaminya terlantar, Nita kerap menghabiskan waktu dengan keluarga. " Keluarga itu nomor satu, kami di sini meminta kepada manajemen untuk tetap membiarkan kami membagi waktu dengan keluarga. Alhamdulillah manajemen juga tidak membatasi waktu kami bersama keluarga," kata Nita dengan wajah penuh senyum.

3 dari 4 halaman

3. Fitri Puspasari

Dream - Perempuan kelahiran Jakarta, 4 Agustus 1982 ini sering mengisi qari’ah di beberapa evant pengajian dan mengisi acara di beberapa stasiun televisi swasta bersama group shalawatnya. Ibu dari Alifa Hanaan Zafira ini lebih akrab disapa Fitri.

Ibu muda lulusan hukum pidana Universitas Pancasila ini juga aktif mengajarkan ilmu membaca Al-quran kepada ibu-ibu di beberapa majelis ta'lim. Fitri yang mengenakan baju gamis abu-abu bermotif etnik, memang sudah mencintai musik sejak kecil.

" Dari kecil memang suka musik, semua genre saya suka. Kebetulan Samara 37 ini lagunya religi namun dikemas dengan beberapa genre. Dan saya tertarik karena ini kegiatan positif, keluarga pun ikut mendukung penuh," kata wanita yang sangat keibuan ini.

4 dari 4 halaman

4. Herina Amalia

Dream - Sejak duduk di bangku Sekolah Dasar, wanita yang akrab disapa Herina ini sudah aktif di dunia seni khususnya musik. Herina pernah menjuarai lomba MTQ tingkat pelajar dan ini yang mengawalinya menapaki karir di dunia musik ketika remaja. Herina yang lahir di Jakarta, 7 Januari 1981 ini merupakan personel yang paling lincah dan periang. Terlihat saat wawancara dan sesi pemotretan. Dibandingkan yang lain Herina tampak lebih luwes berpose dan selalu mengeluarkan celotehan-celotehan menyenangkan.

Herina membawa suasana ceria dalam tim Samara 37 besutan Iway Chake itu. Herina juga kerap didapuk sebgaai wedding singer serta memiliki grup gambus bergenre dangdut. Kemampuannya dalam bermusik membawanya hingga tampil dalam beberapa acara di stasiun televisi swasta. " Saya suka sekali musik, tertarik sekali saat ditawari Samara 37," kata istri dari pria Inggris, Zacharya Fareed Khan ini.

Sang produser pun optimis dengan keempat personil Samra 37. Iway yakin Samara 37 itu bisa diterima semua lapisan masyarakat tidak memandang strata dan usia. " Kami mensinergikan keragaman musik menjadi suatu wadah untuk saling bersilaturahmi," kata Iway mengakhiri perbincangan saat itu.

Beri Komentar
Video Kondisi Terkini WNI dari Wuhan di Natuna