Pesona Busana Muslim Besutan `Albis Bersaudara`

Reporter : Ervina
Selasa, 13 Mei 2014 07:31
Pesona Busana Muslim Besutan `Albis Bersaudara`
Busana hijab kini menjadikan muslimah cantik luar-dalam. Seperti yang disuguhkan Albis dan Rima Collection. Keduanya menghadirkan busana muslim terbaru dengan ciri khas masing-masing.

Dream - Kewajiban berhijab seperti yang telah tertulis dalam Al Quran juga ditanggapi sebagai sebuah peluang bisnis. Selain untuk beribadah, hijab kini menjadikan muslimah menjadi cantik luar dalam. Alhasil, kondisi ini memunculkan tren berhijab dengan gaya yang lebih kekinian.

Dua nama produsen pakaian muslimah ternama baru-baru ini menelurkan koleksi pakaian terbaru. Dengan mengusung ciri khas masing-masing, busana rancangan Albis Collection dan besutan desainer Rima menjadikan hijaber tetap fashionable dalam balutan hijab.

Albis bersaudara yang sudah menekuni bisnis pakaian muslimah selama 13 tahun terakhir tahun ini tetap mengutamakan eksklusifitas, dalam semua pakaian yang didesain.

Nila - salah satu dari tiga bersaudara yang mengelola Albis - menyebut saat ini baru saja merilis 20 koleksi terbaru dengan ciri khas utama pada bordir hand made. Hal ini untuk tetap mengedepankan eksklusifitas bagi keluarga muslim di Tanah Air.

Tidak dapat dipungkiri jika ciri khas tersebut berpengaruh pada banderol harga yang lebih mahal dibandingkan produk kompetitor.

Selain harga yang lebih mahal, waktu pengerjaan satu potong pakaian menjadi lebih lama hingga mencapai 20 hari. Untuk promosi Albis bersaudara mengandalkan agen di beberapa kota di Indonesia serta melalui jaringan keluarga musisi Tanah Air yang juga merupakan rekan di majlis ta'lim yang sama.

Berbeda dengan Albis bersaudara, Rima justru membidik pakaian yang dapat dikenakan sehari-hari oleh para hijaber. Simpel dan ready-to-wear menjadi nilai jual Rima yang awalnya merintis bisnis pakaian kasual tersebut. Tren desain bunga-bunga serta warna emas menjadi ciri khas yang dijual oleh Rima.

Sesuai dengan segmen yang dibidik, pemilik butik yang sudah memasarkan produknya hingga ke Malaysia dan Brunei Darussalam ini menyebut harga yang dibanderol pun cukup terjangkau. Material utama kain impor dari Tiongkok, Rima membanderol pakaian buatannya mulai dari Rp 180 ribu hingga Rp 500 ribu.

Untuk memasarkan produknya, hingga kini wanita penyuka warna emas tersebut masih mengandalkan toko miliknya dan melalui jalur pemasaran online. Keberadaan komunitas pengajian juga dimanfaatkan Rima untuk memperluas jangkauan pemasaran pakaian wanita muslimah buatannya. (Ism)

Beri Komentar
Video Polisi Tes Kandungan Sabu Cair dalam Mainan Anak-anak