6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Dream - Sebuah studi terbaru mengungkap ternyata cara anda berjalan mempengaruhi suasana hati. Seseorang yang sedang bahagia atau sedih ternyata diketahui memiliki gaya berjalan yang berbeda.
" Tidak mengherankan jika suasana hati seseorang, terkait apa yang ktia rasakan dapat mempengaruhi bagaimana kita berjalan. Kami melihat apakah cara kita berjalan juga mempengaruhi bagaimana kita merasakan suatu hal," ucap Nikolaus Troje, ketua peneliti Institute for Advanced Research seperti dilansir Everyday Health, Selasa 21 Oktober 2014.
Para peserta diminta untuk mengucapkan sejumlah kata-kata bernada positif dan negatif seperti 'cantik' dan 'takut' saat dilakukan penelitian. Setelah itu mereka diminta untuk berjalan di atas treadmill.
Hasilnya, mereka yang sebelumnya mengucapkan kata-kata bernada bahagia berjalan dengan bahu bebas dan gerakan tangan lepas. Saat turun dari treadmill, para relawan diminta untuk mengingat kata-kata yang mereka ucapkan sebelum mulai berjalan.
Mereka yang berjalan dengan perasaan sedih dan tertekan lebih mengingat apa yang mereka ucapkan dibandingkan mereka yang sebelumnya mengucapkan kalimat bernada bahagia.
Meskipun studi ini tidak menunjukkan adanya hubungan sebab akibat, namun temuannya dapat meningkatkan pemahaman tentang bagaimana suasana hati mempengaruhi memori. Orang yang sedang depresi lebih mungkin mengingat peristiwa buruk dibandingkan peristiwa baik.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
