Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Anak Minum Oralit (Foto: Shutterstock)
Dream - Oralit merupakan minuman khusus yang terdiri dari garam, gula, dan air putih. Jika dalam bahasa inggris disebut ORS (Oral Rehydration Salts), maka oralit dalam bahas indonesia disebut dengan istilah LGG (Larutan Gula Garam).
Oralit adalah obat yang digunakan untuk mengatasi kondisi kekurangan eletrolit dan mineral di dalam tubuh akibat dehidrasi yang terjadi akibat diare, muntah, sampai aktivitas fisik yang berlebihan. Dalam oralit terdapat kandungan Glucose anhydrous, NaCl, Na bicarbonate, CaCl2.
Kamu tidak perlu ke apotek untuk membelinya karena kamu bisa membuatnya di rumah dengan bahan-bahan rumahan. Berikut ini cara membuat oralit sendiri.

Larutan oralit bisa kamu beli di apotek. Kelebihan menggunakan larutan oralit daripada membuat sendiri yaitu memiliki takaran elektrolit yang sudah ditentutan dan komposisinya sudah sesuai terutama untuk bayi atau anak-anak yang mengalami diare.
Cara membuat larutan oralit juga sangat mudah. Larutkan satu sachet oralit ke dalam air 200 ml, aduk hingga rata dan oralit siap diminum.

Jika di rumah persediaan oralit habis dan tidak bisa pergi ke apotek terdekat, kamu tidak perlu bingung karena oralit bisa dibuat sendiri di rumah. Berikut ini cara membuat oralit sendiri.
Sebelum membuat oralit, jangan lupa untuk mencuci tangan. Hal ini agar saat membuat oralit sendiri tidak tercemar oleh kuman yang ada di tangan.
Berikut ini adalah bahan-bahan yang digunakan untuk membuar oralit.
- Garam dapur (halus)
- Gula pasir (halus)
- Air putih yang bisa diminum atau air matang
- Siapkan wadah bersih (seukuran teko).
- Masukkan setengah sendok teh garam dapur dan 8 sendok teh gula pasir ke dalam wadah di atas.
- Tambahkan 1 liter air matang, Jika tidak punya takaran liter, bisa menggunakan 5 gelas air (setiap gelas belimbing adalah sekitar 200 ml). Pastikan hanya menggunakan air putih, tidak boleh dicampur teh, jus buah, sup, dan lain-lain.
- Aduk sampai rata. Gunakan sendok atau kocokan untuk melarutkan bahan-bahan di atas ke dalam air.
- Setelah satu menit atau lebih dari pengadukan yang kuat, biasanya sudah benar-benar terlarut. Selanjutnya oralit sudah jadi dan siap diminum. Cairan oralit dapat disimpan selama 24 jam. Jangan menyimpannya lebih lama lagi.

Cara membuat oralit untuk anak sama saja dengan dengan membuat oralit pada umumnya. Hal yang membedakan hanyalah takaran air yang digunakan untuk membuat oralit tersebut.
Untuk anak berusia kurang dari 2 tahun, takaran air yang digunakan yaitu 15 ml per kg berat badan dalam satu hari sekali. Beda lagi dengan anak usia 2-10 tahun, takaran air yang digunakan yaitu 50 ml per kg berat badan dalam 4-6 jam pertama. Lalu 100 ml per kg berat badan pada 18-24 jam setelahnya. (mut)
(Andrawira Diwiyoga/Dikutip dari berbagai sumber)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya