Di Balik 8 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo
Kepuasan Publik Setelah Dua Tahun Prabowo-Gibran
Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
Ait Ben Haddou (Foto: Www.travelplansmarrakech.com)
Dream - Maroko memiliki sebuah kawasan unik dengan nuansa penuh sejarah yang menarik untuk dikunjungi. Sebuah desa kuno yang dikenal dengan sebutan Kasbah berisikan bangunan-bangunan dari tanah merah sebagai pemukiman Suku Berber.
Seiring perkembangan zaman, Kasbah-kasbah di Maroko ini sudah banyak yang kosong. Minimnya fasilitas, membuat perkampungan tua ditinggalkan begitu saja oleh para penduduknya. Tidak adanya sarana untuk mendapatkan air bersih dan listrik membuat Kasbah hanya dimanfaatkan sebagai museum.
Namun, ada juga Kasbah yang masih ditinggali oleh sebagian penduduknya. Biasanya mereka adalah orang-orang yang masih mempertahankan warisan leluhur sehingga enggan meninggalkan perkampungan kuno tersebut.
Salah satu Kasbah yang paling tenar adalah Ait Ben Haddou. Kasbah ini dibangun sekitar abad ke-17. Keindahan arsitekstur Ait Ben Haddou menarik perhatian UNESCO untuk menjadikannya sebagai warisan dunia.
Beberapa wisatawan merasakan sensasi berbeda saat mengunjungi kawasan ini. Ribuan rumah berjejer di atas bukit dengan nuansa merah kecoklatan. Sehingga menarik insan perfilman untuk menjadikannya sebagai lokasi syuting. Beberapa film yang mengambil lokasi syuting di tempat ini antara lain Marco Polo (1982), Gladiator (2000) dan King of Persia (2010).
(Dari berbagai Sumber)