7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Dian Pelangi Menjadi Salah Satu Tokoh Berpengaruh Di Dunia
Dream- Tinggal di negara yang berpenduduk mayoritas muslim menjadi salah satu hal yang paling disyukuri Dian Pelangi. Ikon desainer hijab dunia asal Indonesia ini merasakan dukungan besar dalam menghasilkan karya-karya menakjubkan di bidang fesyen hijab.
Pembuktiannya terakhir dilakukan dengan menorehkan namanya sebagai salah satu dari 500 daftar orang paling berpengaruh bidang fesyen dunia.
Tak berhenti di kancah lokal, kehadiran Dian Pelangi di ajang London Fashion Week 2016 mendapat apresiasi besar dari komunitas hijaber yang berada di kota Ratu Elizabeth tersebut.
" Mereka sangat kaget, karena Dian dianggap sebagai orang yang dapat menyatukan mereka dengan komunitas fesyen. Orang Indonesia pula," jelasnya saat ditemui di HR Rasuna Sahid, Jakarta Selatan, Senin, 15 Februari 2016.
Dian menceritakan, komunitas hijaber di London selama ini tidak pernah mendapat kesempatan dalam bidang fesyen. Tapi kedatanganya dalam 'residency programme' pada tahun 2015 lalu, mampu membawa pengaruh dan perubahan yang sangat besar dalam dunia mereka.
Ia juga mengaku sangat beruntung tumbuh dalam lingkungan yang memberi kebebasan pada muslimah.
Kondisi ini bertolak belakang dengan kejadian yang menimpa muslimah di Eropa dan Amerika Serikat. Berada sebagai kaum minoritas, kaum muslimah di kedua benua ini masih belum dapat bebas berekspresi, terutama di bidang fesyen dan pakaian yang akan mereka kenakan.
" Fashion muslim mereka banyak bermain aman. Tapi karena usaha dari kita-kita di Indonesia, muslimah Eropa dan Amerika mulai percaya diri jadi impact-nya ini nggak cuma di Indonesia," jelas Dian.
Sebagai generasi desainer muda, Dian mengaku merasa bertanggung jawab untuk memberi perubahan pada industri fesyen secara global. Sehingga, suatu saat nanti ia ingin mimpi-mimpinya dapat terwujud dalam mengubah busana muslim menjadi lebih baik lagi ke depannya.
" Sudah generasi aku berarti sudah saatnya aku melakukan sesuatu yang berbeda. Aku ingin menampilkan image Islam yang bersahabat agar busana muslim diterima. Dan membuktikan bahwa wanita Indonesia bisa mendunia," pungkasnya.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?