Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Wanita Menggunakan Tisu (Shutterstock.com)
Dream - Tisu basah jadi andalan banyak orang untuk membersihkan berbagai barang, termasuk tangan dan kaki. Tisu ini juga banyak dipakai untuk membersihkan bagian tubuh bayi. Tak heran kalau item satu ini wajib ada di tas.
Sayangnya, tisu basah tak mudah terurai seperti tisu biasa. Tapi kini ada teknologi terbaru yaitu serat Veocel Lyocell yang diolah menjadi tisu basah ramah lingkungan. Memiliki serat yang kuat dan diklaim aman jika di-flush di toilet atau memiliki flushability.
“ Kami mengambil pendekatan proaktif dan membuat tisu basah flushable yang menggabungkan kenyamanan dengan sikap yang bertanggung jawab terhadap lingkungan,” kata Wolfgang Plasser, Wakil Presiden dari Global Business Management Nonwoven, Lenzing AG, seperti dikutip dari rilis yang diterima Dream, Rabu 7 November 2018.
Serat sintetis non-biodegradable menjadi serat campuran yang paling umum di bahan nonwoven untuk pembuatan tisu. Sementara, serat Veocel bisa jadi alternatif baru sebagai bahan serat berkelanjutan.
Serat Veocel Lyocell ini dihasilkan melalui proses loop tertutup yang berkelanjutan, yaitu ketika >99% pelarut yang digunakan untuk proses produksi akan didaur ulang dan digunakan kembali.
Serat dapat diadopsi sebagai bahan pencampuran untuk produk nonwoven termasuk tisu basah untuk bayi, tisu basah pembersih wajah, tisu basah flushable, dan tisu basah untuk organ intim.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam