Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi
Dream - Sekelompok mahasiswa muslim mengadakan hijab day di Virginia, AS untuk meningkatkan kesadaran tentang hijab dalam Islam dan memupus kesalahpahaman yang mengelilinginya.
Acara itu diisi dengan menawarkan kesempatan untuk mencoba hijab kepada mahasiswa Marshall University.
" Kami ingin menghidupkan kembali Muslim Student Association (MSA) karena kami tidak banyak melakukan kegiatan akhir-akhir ini," kata Suzann Al-Qawasmi, lulusan dari Marshall University yang membantu mengkoordinasikan acara itu kepada Marshall Parthenon dikutip Onislam.net, Kamis 18 September 2014.
" Jadi, kami menyediakan beberapa hijab agar bisa dicoba oleh mahasiswa perempuan di sini sehingga mereka memahami bagaimana rasanya. Seorang gadis berkata dia masih terlihat cantik meski memakainya. Reaksi semacam itulah yang kita harapkan."
Acara itu diselenggarakan MSA mulai Selasa kemarin di Memorial Student Center. Pada acara itu beberapa mahasiswa mencoba hijab dan diminta berbagi pengalaman setelah memakai untuk pertama kalinya.
" Seorang mahasiswa ingin mencoba hijab, dan kemudian seluruh teman-temannya juga ingin mencobanya," kata Al-Qawasmi.
Bahkan beberapa dari mereka sengaja berjalan-jalan di sekitar kampus sambil mengenakan hijab. Mereka ingin mengetahui reaksi dari orang-orang yang ditemui.
Bagi CJ Payne, mahasiswa jurusan bisnis, mengatakan acara ini telah mendidik dirinya tentang sisi menarik dari hijab.
" Saya pernah baca wanita muslim berhijab agar satu-satunya pria yang akan melihatnya secara penuh adalah yang paling dekat di hatinya," kata Payne. " Itu adalah bentuk kesopanan."
Tidak hanya mahasiswa, staf universitas juga mencoba hijab yang ditawarkan MSA. " Itu adalah pengalaman pertama bagi saya," kata Allyson Jasper, mahasiswa jurusan pendidikan sekolah dasar.
" Aku memakai hijab dan aku masih merasa menjadi diriku. Itu membuatku menyadari bahwa wanita tetap bersinar dan menjadi diri sendiri, tidak peduli apa yang dikenakannya. "
Jumlah muslim di AS diperkirakan antara 6-7 juta jiwa. Penelitian Pew baru-baru ini menemukan bahwa muslim Amerika adalah yang paling moderat di seluruh dunia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya