Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
April Jasmine (Foto: Kapanlagi.com)
Dream - Sejak menekuni profesi baru sebagai pebisnis busana muslimah, pesinetron April Jasmine mengaku tidak mau setengah-setengah. Perannya sebagai ibu satu anak ini juga tidak menjadi kendala bagi April menekuni peran baru sebagai pebisnis dan perancang busana.
" Kalau mendesain baju sebenarnya sudah hobi dari dulu. Awalnya hanya iseng-iseng desain baju untuk dipakai sendiri, kemudian dapat sambutan baik jadi kenapa nggak sekalian diseriusin jadi bisnis saja," ucap April kepada Dream beberapa saat lalu di Jakarta.
Sadar jika tidak memiliki latar belakang pendidikan sekolah desain, April menyebut desainnya kebanyakan dibuat kasual untuk segmen semua kalangan. Untuk busana muslimah hasil karyanya, istri penceramah Ustad Solmed ini mengaku kerap berdiskusi dengan sang suami untuk pakem-pakem tertentu.
Bentuk dukungan inilah yang menjadikannya mengetahui batasan apa saja yang sebaiknya dihindari untuk mendesain busana untuk dikenakan seorang wanita muslimah. Mengingat ia bukan sekedar menganggap usahanya sebagai bisnis saja, tetapi juga sebagai sarana syiar agama.
" Masukan dan sharing mengenai batasan-batasan dalam berbusana saya anggap sebagai dukungan positif dari suami. Kalau anak meskipun masih belum ngerti profesi saya, Sultan kerap memberi waktu saat saya sedang mendesain," ucap wanita kelahiran 1 April 1985.
Saat asyik menuangkan ide, sang anak Sultan Mahmoed Qusyairi kerap menemani April dengan mencorat-coret kertas sesuai dengan keinginannya. Dengan begitu, April menyebut sang putra dapat tidak rewel karena tetap bisa menikmati aktivitas favoritnya itu.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya