Ilustrasi (Huffingtonpost)
Dream - Banyak yang bertanya-tanya bagaimana mengatasi nafsu makan yang besar dan mengurangi takaran makanan.
Sekarang para ilmuwan di Harvard telah mengidentifikasi jaringan saraf di otak yang mengontrol rasa lapar.
Mereka bahkan telah berhasil merangsang jaringan dalam otak tikus, yang membuat mereka merasa kenyang ketika belum makan.
Dikutip Dream dari Metro.co.uk, Kamis 30 April 2015, tim ilmuwan Harvard sekarang percaya, mengaktifkan syaraf yang diatur oleh melanoncortin 4 reseptor (MC4R) di otak dapat membantu orang menjalani diet tanpa harus merasakan pengalaman tidak nyaman dari diet.
" MC4R pengatur 'kenyang' ini adalah kunci untuk membangun cetak biru bagaimana otak mengatur nafsu makan," kata Dr Bradford Lowell, kepala peneliti di Harvard.
Sebelumnya banyak yang mengandalkan produk Slim Fast agar bisa merasakan kenyang lebih lama. Namun penemuan neuron kenyang adalah langkah besar dalam pembuatan obat benar-benar bisa mengubah perasaan ingin makan pada otak.
" Namun perlu diketahui bahwa teknik ini hanya berfungsi untuk 'menipu' otak bahwa Anda sudah kenyang. Sementara perut Anda benar-benar sedang membutuhkan makanan."
Lowell mengatakan teknik ini mungkin sangat berguna untuk menangani pasien yang memiliki masalah obesitas. Temuan Lowell ini telah dipublikasikan dalam jurnal Nature Neuroscience. (Ism)
Advertisement

4 Ciri yang Menunjukkan Anda Termasuk Orang Tua yang Menyenangkan

Es Terooos! Betulkah Terlalu Banyak Minum Es Menyebabkan Batuk dan Pilek? Ini Penjelasan Ilmiahnya!


Kenapa Sebagian Orang Susah Bernyanyi Meski Sudah Berlatih Keras?

Depresi Diduga Menghambat Kemampuan Otak Membentuk Sel Saraf Baru

5 Ritual Mingguan yang Bisa Membuat Hubungan Tetap Harmonis dan Dekat Menurut Terapis

Puting Lecet Saat Olahraga: Penyebab, Cara Mencegah, dan Mengatasinya