5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
Dream - Penggunaan dot yang terlalu sering berisiko timbulnya masalah pada gigi anak. Salah satunya yakni karies, penyakit infeksi yang merusak struktur gigi ini dapat menyebabkan gigi berlubang.
Jika tidak ditangani, penyakit ini dapat menyebabkan nyeri, penanggalan gigi, infeksi, berbagai kasus berbahaya bahkan kematian.
" Penggunaan dot yang terlalu sering dapat menyebabkan karies gigi, yang menimbulkan rasa nyeri infeksi dan perkembangan gigi serta susunan letak gigi tidak sempurna di kemudian hari," ujar Dokter spesialis anak, I Gusti Ayu Pratiwi, Senin 12 Oktober 2015.
Kontak yang lama antara Gigi dengan Susu ini menyebabkan baby-bottle tooth decay (kerusakan Gigi karena botol Susu). Gigi bagian depanlah yang biasanya terkena, tempat dimana cairan berkumpul pada saat mereka mulai tertidur sewaktu meminumnya.
Tingginya angka karies gigi diakibatkan meningkatnya penggunaan susu formula menggunakan dot selama 6 bulan pertama sejak kelahiran.
" Meningkatnya penggunaan susu formula dengan bantuan dot yang menjadi faktor tingginya angka karies gigi," ujar Tiwi.
Mulailah mengurangi penggunaan dot untuk menghindari hal-hal buruk terjadi pada bayi di kemudian hari, " para ibu harus cermat terhadap segala macam aktivitas pada bayi dan pintar memilih mana yang baik untuk bayi dan tidak, biala ada keluhan konsultasikan kepada dokter agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan," kata Tiwi. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?