Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
PNS Samarinda, Robby Divonis Dokter Menderita Kanker Larynx Akibat Kebiasaannya Merokok
Dream - Rokok menthol bisa lebih berbahaya bagi kesehatan jika dibandingkan dengan rokok biasa.
Dengan rasa mint, rokok menthol dianggap lebih lembut dan tidak berbahaya dari rokok biasa. Namun rokok menthol sangat berbahaya dan bisa menyebabkan masalah paru-paru yang serius. Demikian hasil sebuah studi terbaru oleh peneliti di Kanada.
Selain itu perokok menthol berpeluang masuk ruang gawat darurat dan mengalami kecelakaan. Hal itu disebabkan karena kondisi paru-paru mereka yang lebih buruk dibandingkan dengan perokok biasa.
Para peneliti berpikir menthol mungkin memiliki efek anestesi pada saluran udara, sehingga lebih sulit untuk mengidentifikasi apakah penyakit paru-paru perokok mereka semakin buruk.
" Kami terkejut bahwa perokok menthol, dibandingkan dengan perokok non-menthol, mengalami eksaserbasi lebih parah dan memiliki kemungkinan lebih besar mengalami eksaserbasi berat," kata Marilyn Foreman, dari Morehouse School of Medicine di Atlanta, Amerika Serikat.
Penelitian sebelumnya mengatakan rokok menthol lebih populer di kalangan remaja dan mereka merokok dua kali lebih banyak daripada rokok biasa. Disebutkan juga perokok menthol tiga kali lebih mungkin berniat meneruskan kebiasaannya sampai dewasa.
Diterbitkan pada bulan Juni 2014, penelitian tersebut menemukan perokok menthol menghabiskan rata-rata 43 batang dalam seminggu, sementara perokok non-menthol menghisap 26 batang.
Para perokok menthol menunjukkan hasil lebih buruk pada tes seberapa jauh mereka bisa berjalan dalam enam menit. Mereka merasa lebih cepat sesak napas daripada perokok biasa.
Dari penelitian terbaru Foreman diketahui bahwa perokok menthol memiliki risiko 29 persen lebih sering masuk rumah sakit dibanding perokok biasa.
(Ism, Sumber: Daily Mail)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya