BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
Mitos Salah Tentang Memakai Bra Saat Tidur
Dream – Banyak mitos terkait tidur tanpa menggunakan bra. Salah satunya adalah anggapan yang menyebut payudara dapat menjadi lebih kendur. Pada kenyataannya, tidur tanpa bra mempunyai berbagai manfaat bagi perempuan.
Namun mitos yang berkembang di tengah masyarakat terkait penggunaan bra saat tidur masih banyak dipercaya segelintir masyarakat. Alhasil, banyak perempuan yang sebetulnya ingin tidur tanpa bra dianggap melakukan hal yang tak lazim.
Nyatanya tidur tanpa bra dapat memberikan kenyamanan di malam hari. Apalagi setelah seharian beraktifitas. Melepas bra saat tidur, membantu tidur menjadi lebih nyenyak dan berkualitas.

Mitos seputar penggunaan bra sudah beredar luas di masyarakat. Khususnya bagi para wanita. Berikut adalah beberapa mitos yang belum teruji kebenarannya.
Mitos: Tidur tanpa bra bisa mencegah risiko kanker payudara
Sebuah buku berjudul Dressed to Kill: The Link Between Breast Cancer and Bras yang dipublikasikan pada 1995 silam memulai prasangka terhadap penggunaan bra saat tidur.
Buku tersebut memberikan anggapan bahwa tidur tanpa bra dapat mencegah risiko kanker payudara. Sejak saat itu, banyak wanita yang memilih untuk tidur tanpa menggunakan bra.
Faktanya, menurut American Cancer Society, belum ada hasil penelitian yang membuktikan bahwa kanker payudara disebabkan oleh penggunaan bra.
Mitos: Tidur tanpa bra mencegah payudara kendur
Faktanya, seiring dengan bertambahnya usia, akan berpengaruh pada payudara wanita. Sehingga menyebabkan payudara menjadi kendur. Karena jaringan yang menopang payudara akan kehilangan elastisitasnya seiring waktu.

Selain memberikan efek kenyamanan saat tidur, terdapat beberapa manfaat lain yang dirasakan saat tidur tanpa menggunakan bra, seperti berikut ini.
Meningkatkan sirkulasi darah
Tidur dengan menggunakan bra yang ketat, akan membuat sirkulasi darah tidak lancar. Karena terdapat tekanan pada pembuluh darah. Akibatnya akan menghambat sirkulasi darah ke jaringan payudara dan saraf lengan lainnya.
Sehingga memilih tidur tanpa bra akan membantu sirkulasi aliran darah. Dan memberikan efek yang lebih nyaman pada tubuh.
Tidur lebih nyenyak
Penggunaan bra saat tidur dapat menganggu kualitas tidur. Karena adanya ketidaknyamanan saat menggunakan bra. Sehingga, ada baiknya untuk tidak menggunakan bra, agar tidur terasa lebih nyenyak.
Pernapasan jadi lebih baik
Saat tidur menggunakan bra, pergerakan otot dada akan terbatas. sehingga oksigen semakin sulit masuk ke paru-paru. Untuk itu, melepas bra saat tidur dapat menjadi pilihan agar pernapasan jadi lebih lega dan tidak menganggu waktu saat tidur.

Mengurangi keringat dan risiko infeksi kulit
Keringat dapat membuat tidur tidak nyaman. Terutama saat suhu ruangan naik. Penggunaan bra dapat memicu keringat semakin bertambah.
Penggunaan bra saat tidur juga membuat kulit menyerap keringat lebih banyak. Sehingga membuat kulit menjadi lembab. Dan dapat menimbulkan rasa gatal.
Sehingga melepaskan bra saat tidur akan membantu mengurangi risiko terkena infeksi kulit.
Mencegah risiko hiperpigmentasi kulit
Hiperpigmentasi adalah kondisi perubahan warna kulit yang tidak merata atau munculnya bintik-bintik berwarna gelap pada kulit. Mengenakan bra saat tidur dapat menimbulkan gesekan atau iritasi karena area kulit bergesekan dengan tali atau kawat bra.
Sehingga melepas bra saat tidur, akan mencegah terjadinya risiko hiperpigmentasi kulit.
Membantu memperbaiki sistem limfatik
Manfaat tidur tanpa bra berikutnya adalah membantu memperbaiki sistem limfatik. Bra yang terlalu ketat dapat memberikan tekanan pada payudara. Jika terlalu sering digunakan akan mengakibatkan penyumbatan limfatik.
Penyumbatan tersebut terjadi akibat adanya penumpukan cairan pada kelenjar getah bening aksila yang terletak di area ketiak. Kelenjar inilah yang berfungsi melawan infeksi tubuh, zat-zat asing berbahaya, dan sel-sel kanker.
(Sumber: sehatq.com)
Advertisement
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
