Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi Celana Boxer. (Foto: Luckyandme.com)
Dream - Saat membeli celana dalam, kaum pria biasanya tidak terlalu banyak memilih. Meski tidak sedikit juga yang hanya mau memakai celana dalam dengan bentuk dan merek tertentu.
Padahal, menurut penelitian terbaru, pemilihan jenis celana dalam pria itu sangat penting karena bisa memengaruhi kesehatan dan kesuburan sperma.
Dilansir dari Science Alert, penelitian terbaru itu dilakukan oleh para peneliti di Harvard T.H. Chan School of Public Health, Boston, Amerika Serikat, dan telah diterbitkan dalam jurnal Human Reproduction.
Menurut penelitian itu, pria yang memakai boxer memiliki jumlah sperma yang lebih tinggi dibandingkan pria yang memakai celana dalam ketat, seperti jockey atau brief.
Kesimpulan tersebut merupakan hasil penelitian yang mengungkap hubungan antara celana dalam pria yang ketat dengan rendahnya produksi sperma.
Intinya, celana dalam yang ketat menekan testis dan menaikkan suhu di area tersebut sehingga produktivitas sperma menurun.
Namun, peneliti tidak menemukan adanya kerusakan DNA sperma dan hormon reproduksi dari memakai celana dalam ketat.
Untuk mendapatkan kesimpulan tersebut, para peneliti merekrut 656 pria yang diambil dari sebuah pusat perawatan kesuburan di AS.
Hasil penelitian menunjukkan peserta yang mengenakan boxer memiliki konsentrasi sperma 25 persen lebih tinggi dibandingkan dengan yang memakai celana dalam ketat.
Selain itu, kandungan sperma pria yang memakai boxer ternyata lebih tinggi 17 persen dibandingkan mereka yang mengenakan celana dalam ketat.
Yang lebih mengejutkan lagi adalah peserta yang memakai boxer memiliki 33 persen lebih banyak sperma dalam satu kali ejakulasi.
" Penelitian ini mungkin berguna bagi pria untuk meningkatkan produksi sperma hanya dengan mengganti celana dalamnya," kata salah satu peneliti, Lidia Mínguez-Alarcón.
(Sumber: Science Alert)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya