Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ganja Bisa Merusak Kualitas Sperma. (Foto: Unsplash)
Dream - Penggunaan narkoba berjenis ganja semakin mainstream di kalangan generasi milenial, terutama para pemudanya.
Padahal, menurut penelitian terbaru di Duke University Medical Center, Amerika Serikat, zat psikoaktif dalam ganja bisa berdampak buruk pada sperma.
Zat psikoaktif bernama tetrahydrocannabinol (THC) itu tidak hanya memengaruhi kualitas sperma, tapi kemungkinan juga berdampak pada keturunan pria subur yang mengonsumsi ganja.
Sebenarnya banyak faktor luar yang bisa memengaruhi kualitas sperma. Mulai dari merokok, pestisida, hingga obesitas, semuanya bisa mengubah kualitas sperma.
Namun, menurut Duke University, THC dalam ganja juga bisa memengaruhi epigenetik - proses penurunan sifat pada keturunan yang tidak mengubah pengurutan DNA.
THC akan memicu perubahan struktur dan pengurutan DNA pada sperma pria subur yang mengonsumsi ganja.
Untuk mendapatkan temuan tersebut, Duke University melakukan penelitian terhadap 24 pria subur dan menemukan fakta mencengangkan.
" THC tampaknya menargetkan gen dalam dua jalur sel utama dan mengubah metilasi DNA, sebuah proses yang penting untuk sebuah perkembangan sel yang normal," menurut pernyataan pers Duke University.
Salah satu jalur sel itu terlibat dalam pembentukan organ hingga menjadi bentuknya yang sempurna. Sementara jalur lainnya terlibat dalam perubahan gen yang mengatur pertumbuhan selama perkembangan sel.
Meski THC bisa berdampak buruk pada sperma, peneliti masih belum pasti apakah perubahan DNA itu akan diturunkan pada anak-anak mereka, atau efek apa yang akan dimiliki keturunan mereka.
" Efek penggunaan ganja pada pria dan kesehatan reproduksi mereka bukan isapan jempol belaka. Karena ada sesuatu dalam ganja yang memengaruhi profil genetik dalam sperma," kata Scott Kollins, profesor psikiatri dan ilmu perilaku di Duke University.
" Kami belum tahu apa artinya itu, tapi fakta makin banyaknya generasi muda yang mengonsumsi ganja adalah sesuatu yang sangat mengkhawatirkan," tambah Scott yang juga penulis senior penelitian ini.
Penelitian ini mendefinisikan pengguna biasa sebagai mereka yang menghisap ganja, setidaknya setiap minggu selama enam bulan sebelumnya.
Sperma mereka kemudian dibandingkan dengan yang tidak merokok ganja dalam enam bulan terakhir dan tidak lebih dari 10 kali dalam hidup mereka.
Hasilnya, semakin tinggi konsentrasi THC dalam urine mereka, semakin jelas perubahan genetik pada sperma mereka.
Tim peneliti dari Duke University berencana untuk melanjutkan penelitiannya dengan kelompok yang lebih besar. Mereka ingin mempelajari apakah perubahan genetik sperma akan dibalik jika pengguna berhenti menggunakan ganja.
Mereka juga berharap untuk menguji darah tali pusat bayi yang lahir dari ayah dengan sperma yang diubah oleh THC. Ini untuk mengetahui apakah ada perubahan epigenetik yang diwariskan pada keturunan mereka.
Penelitian tentang dampak ganja terhadap sperma oleh Duke University ini telah dipublikasikan secara online pada 19 Desember 2018 di Journal Epigenetics.
(Ism, Sumber: Popular Mechanics)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya