Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Gorengan (Foto: Shutterstock)
Dream - Bagi mereka yang sedang menjalani program kehamilan, dibutuhkan kerja sama antara calon ayah dan ibu. Salah satu hal yang penting dilakukan adalah mengubah pola makan jadi lebih sehat.
Bagi kaum pria, saat penting menjaga kualitas sel sperma melalui asupan nutrisi sehari-hari. Jangan sampai kualitas sperma dalam level rendah. Kualitas sperma seorang pria dikatakan rendah jika hanya ada 39 juta sperma setiap kali ejakulasi.
Terdengar banyak? Faktanya jumlah itu terbilang sedikit jika dibandingkan dengan sperma yang bisa sampai ke sel telur wanita. Pada sel sperma yang berkualitas rendah, akan hanya ada sebagian kecil atau bahkan tidak ada sama sekali yang bisa menuju sel telur wanita untuk membuahi.
Hal tersebut tentu sangat berdampak buruk pada kesuburan. Nah, ada beberapa makanan yang sebaiknya dihindari demi menjaga kualitas sel sperma. Apa saja?

Semua jenis gorengan yang menggoda selera tidak baik untuk dikonsumsi bagi para calon ayah. Masalahnya gorengan akan mengurangi kualitas sperma.
Asam lemak jenuh yang tinggi pada goreng bakal menumpuk di tubuh. Kondisi ini lama-kelamaan akan menjadi zat radikal bebas yang bisa menurunkan kualitas sperma.

Hindari juga mengonsumsi produk susu kaya lemak. Susu penuh lemak mengandung estrogen sehingga dapat menurunkan kualitas sperma yang sehat. Jika ingin minum susu, ganti dengan susu almond atau kedelai.

Daging olahan termasuk sosis, hot dog, kornet, dendeng, daging kaleng dan saus daging, dapat menurunkan kuantitas atau jumlah sperma. Hal ini karena zat pengawet di dalamnya yang bisa berdampak buruk pada kesuburan.

Saat menjalani program kehamilan, kurangi konsumsi kopi dan minuman lain yang kaya kafein. Konsumsi kafein yang cukup banyak bisa berdampak buruk kesuburan dan bisa meningkatkan risiko keguguran.
Mengonsumsi alkohol dapat menurunkan kadar testosteron dan mempengaruhi jumlah sperma. Bahkan, penelitian menunjukkan bahwa minum alkohol secara konsisten, lima teguk atau lebih dalam jangka waktu dua jam, memiliki efek negatif pada kualitas sperma secara kesuluruhan.
Sumber: Motherly
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya