Dua Jalan Berbeda Bursa Saham di 2 Tahun Pemerintahan Prabowo VS Jokowi
Di Balik 8 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo
Kepuasan Publik Setelah Dua Tahun Prabowo-Gibran
Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Kondisi rumah tak selalu baik. Seiiring waktu, warna cat akan berubah, muncul retakan, bocor hingga masalah lain yang membuat rumah tak lagi nyaman dan aman untuk tinggal di dalamnya.
Perubahan cuaca, iklim, hingga cara penggunaan yang salah bisa menjadi alasan rumah makin butuh renovasi. Dengan renovasi, fungsi rumah untuk melindungi penghuninya dari cuaca luar kembali maksimal. Sahabat Dream dan keluarga juga bisa lebih aman dan nyaman beraktivitas di dalam rumah.
Kapankah harus mulai merenovasi rumah? Dekoruma membagikan empat alasan tepat yang harus dipertimbangkan sebagai sinyal renovasi harus dilaksanakan secepatnya.
© Dream
Rumah tidak akan jauh dari kerusakan-kerusakan kecil seperti atap bocor dan dinding yang retak. Namun bila dibiarkan terlalu lama, kerusakan kecil ini akan akan besar dan parah. Celakanya, rumah jadi tidak aman.
Saat sudah melihat kerusakan kecil, segera renovasi dengan skala kecil. Selain menghemat tenaga, bisa menghemat pengeluaran. Jangan lupa untuk terus merawatnya secara berkala, misalnya dengan melapisi cat dinding lagi dan lapisan anti-air pada atap.
© Dream
Meski ingin menjual rumah dan pindah ke rumah lainnya, rumah lama perlu direnovasi. Mengapa demikian? Rumah tua yang masih dalam kondisi apik akan meningkatkan nilai jual properti. Tentu, hal ini sangat menguntungkan, bukan?
Lakukan renovasi dengan merombak desain atau cat dinding yang sesuai dengan selera pasar. Cek juga bagian-bagian penting di dalamnya, seperti pipa saluran air, kekokohan dinding, atap, hingga bagian-bagian rumah yang sudah terserang rayap.
© Dream
Saat si kecil sudah lahir, perlu menyiapkan satu kamar khusus untuk dirinya saat sudah beranjak dewasa nanti. Jika rumah yang dibeli tidak memiliki ruang tambahan, tentu perlu merenovasinya. Tak hanya kehadiran si kecil, kehadiran anggota keluarga lain seperti asisten rumah tangga yang menginap juga perlu kamar tidur. Tambahkan satu area kecil sebagai tempat ia beristirahat.
© Dream
Bekerja menghasilkan uang tidak perlu harus ke kantor. Ada beberapa orang yang memutuskan bekerja di rumah dengan membuka usaha sendiri, baik online shop hingga membuka toko fisik.
Keduanya membutuhkan area baru untuk gudang penyimpanan dan area penjualan. Jika rumah tidak memiliki area lagi, renovasi perlu dilakukan dengan menambah ruang atau memberi sekat tambahan.
Laporan Dinny Mutiah/ Liputan6.com
Advertisement

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun


Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh

Dua Jalan Berbeda Bursa Saham di 2 Tahun Pemerintahan Prabowo VS Jokowi

