Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Ilmuwan China `Edit` DNA Bayi Kembar, Diklaim Tahan HIV

Reporter : Maulana Kautsar
Selasa, 27 November 2018 14:14
Ilmuwan China `Edit` DNA Bayi Kembar, Diklaim Tahan HIV
Penelitian kontroversial ini belum diuji secara independen oleh ilmuwan lain.

Dream - Seorang ilmuwan dari China mengklaim telah menciptakan bayi-bayi pertama melalui rekayasa genetika. He Jiankui, ilmuwan University of Science and Technology of China, di Shenzhen itu mengklaim telah mengubah DNA anak perempuan kembar untuk mencegah masuknya infeksi HIV di masa depan.

Selama penelitiannya yang kontroversial, He mengklaim telah mengubah embrio tujuh pasangan selama perawatan IVF, dengan satu kehamilan yang sukses.

Tetapi, `penelitian`-nya belum dikonfirmasi secara independen oleh ilmuwan lain.

" Saya merasa bertanggung jawab bukan hanya penelitian perdana ini, namun juga menjadikannya sebuah contoh," ujar He, dikutip dari Mirror, Selasa, 27 November 2018.

" Masyarakat memutuskan apa yang harus dilakukan selanjutnya."

Ayah si kembar diketahui positif mengidap HIV, sementara ibu mereka tidak. Untuk mencegah si kembar dari infeksi, He mengatakan, telah menonaktifkan gen yang disebut CCR5.

Gen ini membentuk 'pintu' protein, yang memungkinkan HIV memasuki sel dan menginfeksi pasien. Teknik kontroversial ini telah banyak dikritik oleh para ahli lainnya.

Seorang embriolog manusia di University College London (UCL) Inggris, Profesor Joyce Harper, mengatakan, laporan tentang upaya mengedit embrio manusia untuk ketahanan terhadap HIV adalah prematur, berbahaya, dan tidak bertanggung jawab.

“ Sebelum prosedur ini diterapkan di dunia medis, kami membutuhkan kerja bertahun-tahun untuk menunjukkan teknik itu tidak akan membahayakan orang di masa depan,” ujar Harper.

Meskipun demikian, He tetap optimis dalam studinya. " Saya percaya ini akan membantu keluarga dan anak-anak mereka," kata He. (ism)

Beri Komentar