Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (ask.com)_
Dream - Ucapkan selamat tinggal pada cone es krim yang meleleh. Para ilmuwan berhasil menciptakan es krim yang dijamin takkan meleleh.
Es krim ini bahkan diklaim tetap membeku lebih lama berkat sebuah zat protein yang membantu bahan pembuatnya tetap utuh.
Zat protein yang tercampur dalam larutan air, lemak, di sebuah es krim ini sebetulnya sudah banyak digunakan sebagai menu sarapan penduduk Jepang, Natto.
Namun para peneliti dari Universitas of Edinburgh dan University of Dundee telah menemukan khasita lain dari protein ini. Dengan menambahkannya pada bahan pembuat es krim, dipastikan akan tetap beku cukup lama.
Tak cuma tahan lama, protein ini juga bisa membentu mencegah es krim membentuk kristal ketika membeku.
Mengutip laman dailymail, Senin, 31 Agustus 2015, para ilmuwan saat ini yakin protein ini akan mulai banyak digunakan dalam 3-5 tahun ke depan.
Natto sendiri terbuat dari kedelai yang difermentasi dan banyak dimakan bersama nasi. Zat ini mengandung banyak protein dengan tekstur berserabut namun mempunyai bau seperti kejut.
" Kami bersemangat dengan bahan baru potensial yang bisa meningkatkan es krim, baik bagi konsumen maupun perusahaan," kata Profesor Cait MacPhee dari Universitas Edinburgh.
Dr Nicola Stanley-Wall dari Universitas Dundee menambahkan penelitian yang dilakukan cukup menyenangkan mengingat aplikasi dari protein ini semula untuk mengidentifikasi melihat kegunaan protein ini terhadap bakteri.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya