Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Donutopia (Sumber: Www.odditycentral.com)
Dream - Membayar 100 dolar AS atau Rp 14 juta untuk sebuah donat mungkin terdengar gila. Namun harga tersebut nampaknya layak untuk donat yang satu ini.
Donutopia layak menjadi donat termahal di dunia. Pasalnya donat ini merupakan sebuah mahakarya kuliner yang menakjubkan. Donutopia dibuat dari bahan-bahan yang tak biasa, yakni serpihan emas 24 karat serta 'gula-gula' berlian.
"Pembuatan donat ini memakan waktu tiga sampai lima jam," ujar Jeanne Kaminski, asisten pemilik restoran Dolicious Donuts, Canada, tempat di mana Donutopia diciptakan.
Dilansir dari laman Oddity Central, awalnya restoran ini terinspirasi oleh pelanggan setia mereka yang ingin meminta donat spesial untuk melamar kekasihnya. Ia memesan donat yang dihias cantik sebagai 'bantalan' cicin pertunangan.
Akhirnya, mereka memutuskan untuk membuat sesuatu yang benar-benar mengesankan. Kemudian, terciptalah donutopia. Karena pelanggan tersebut begitu terkesan dengan donutopia, mereka memutuskan untuk memasukkannya ke dalam menu reguler.
Harga 100 dolar AS yang terbilang cukup mahal, ternyata tak menyurutkan minat pelanggan untuk mencicipi donutopia. Donat ini laris dipesan pelanggan.
"Terasa menari-nari di lidah saya, seperti pesta disko. Mhmm! Tentu layak untuk 100 dolar AS," kata seorang pelanggan yang telah mencoba donutopia.
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?

Suka Camilan Gurih Dan Renyah? Ini Pilihan Untuk Temani Aktivitas Sehari-hari