Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
© MEN
Dream – Penyebaran Covid-19 belum terbendung. Para ilmuwan masih berjibaku melakukan penelitian untuk menakhlukkan virus corona tersebut.
Salah satu yang menjadi perdebatan adalah terkait penularan virus Covid-19 dari permukaan benda, seperti gagang pintu atau sakelar lampu. Namun kini hal itu dipatahkan oleh temuan para ahli dari University of California.
Para peneliti dari Universitas California itu mengklaim bahwa virus ini tidak mampu menyebar melalui sentuhan ke permukaan benda.
“ Covid-19 tidak menyebar melalui permukaan benda. Penyebaran virus paling cepat bermula dari hidung dan mulut para penderita,” ujar Monica Gandhi, profesor Kedokteran di University of California, San Francisco.
Temuan Gandhi mematahkan studi sebelumnya yang dilakukan National Institute of Allergy and Infectious Diseases di Montana.
Saat itu, para peneliti mengklaim permukaan benda bisa menjadi tempat virus bertahan. Pada tembaga, virus dapat bertahan hingga 4 jam, pada karton selama 24 jam dan plastik, baja tahan karat mampu bertahan selama 3 hari.
" Hasil penelitian kami menunjukkan bahwa penularan Covid-19 bisa terjadi dari aerosol. Virus dapat tetap hidup di aerosol selama beberapa jam," kata Gandhi.

Dokter Gandhi menambahkan bahwa salah satu cara termudah untuk menularkan virus Corona Covid-19 adalah dari cairan mulut dan hidung orang lain. Oleh karenanya, ia meminta masyarakat untuk tetap menggunakan masker saat berada di luar rumah.
“ Seseorang bisa saja merasa sangat sehat jika dirinya tak mengalami gejala apapun. Namun mereka bisa dengan mudah menularkan virus dari hidung dan mulut mereka. Virus dapat menyebar saat seseorang berbicara, batuk, menyanyi, atau saat berjalan-jalan,” ungkap Gandhi.
Sumber Mirror
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya