Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Foto: Shutterstock
Dream - Pandemi Covid-19 memaksa kita untuk beradaptasi dengan pola hidup yang baru. Selain dituntut untuk lebih menjaga kebersihan, pandemi membuat kita tergerak untuk hidup sehat.
Selain menerapkan protokol kesehatan, masyarakat diharapkan mampu menjaga imunitas tubuh dengan mengonsumsi makanan dan minuman bernutrisi.
Namun sayangnya, frekuensi berbelanja ke pasar dan supermarket berkurang secara drastis selama pandemi. Padahal kebutuhan sayur dan buah-buahan segar untuk keseimbangan nutrisi tubuh harus ditingkatkan demi menjaga daya tahan tubuh.
" Di masa pandemi ini, penting bagi kita untuk terus meningkatkan konsumsi sayur dan buah-buahan segar berkualitas baik secara langsung ataupun produk-produk pengganti dengan kandungan nutrisi dan vitamin yang setara yang dibuat hanya dari 100% buah dan sayur segar tanpa tambahan apapun," ujar Richard Anthony, CEO dan Presiden Direktur Re.juve, di Jakarta, Senin 5 Oktober 2020.
Menurut Richard, lebih 62 persen orang Indonesia mengonsumsi buah dan sayuran lebih banyak selama pandemi. Sedangkan kurang dari 51 persen mengurangi makan di luar rumah selama masa PSBB.
Salah satu cara meningkatkan asupan nutrisi sayur dan buah-buahan adalah dengan mengonsumsi produk pengganti yang memiliki kandungan setara.
" Bukan menggantikan, tapi mngkomplimen. Ketika kita tidak sempat mengonsumsi buah segar secara langsung dan bermacam-macam warna untuk mendapatkan nutrisi maksimal," jelas Richard.
Guna mendukung asupan nutrisi di tengah pandemi, PT Sewu Segar Primatama meluncurkan kampanye Re.juve Cares secara virtual. Kampanye ini dibentuk untuk memberi manfaat terbaik bagi kesehatan tubuh, bumi dan masyarakat, serta menjadi bentuk dukungan terhadap gaya hidup berkelanjutan.

" Hal ini menjadi sangat krusial, karena kita sedang berperang melawan pandemi, di mana senjata utama kita adalah daya tahan tubuh, yang ditopang oleh asupan makanan berkualitas," tutur Richard.
Tak hanya memperbanyak konsumsi sayur dan buah-buahan, masyarakat juga diajak untuk melakukan gerakan menuju nol sampah (towards zero-waste).
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya