Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Ruangan tertutup dengan banyak orang sangat berisiko meningkatkan penularan virus Covid-19. Untuk itu, seluruh kantor dianjurkan untuk menerapkan sistem bekerja dari rumah untuk para karyawannya.
Bila harus ada yang bekerja di kantor, jumlah karyawan harus dibuat seminimal mungkin. Ruangan juga harus rutin dibersihkan dan didisinfektan, termasuk alat pendingin atau AC.
Dianjurkan jendela dan pintu dibuka secara rutin dan waktu tertentu dibuka untuk pertukaran udara. Ventilasi atau proses pertukaran udara dengan cara mengatur agar terjadi pemasukan udara segar ke dalam ruangan dan pembuangan udara yang pengap pada prinsipnya harus dijaga. Hal ini dilakukan untuk menjaga kualitas udara di ruang tersebut
Menurut rekomendasi dari WHO, semua sistem AC dan ventilasi industri untuk bangunan tempat tinggal dan hunian tinggi (gedung pemerintah, sekolah, hotel, dan rumah sakit) harus diperiksa, dipelihara, dan dibersihkan secara teratur untuk mencegah penularan.
Sistem pemanas, ventilasi, dan pendingin udara (HVAC) bisa digunakan untuk menjaga suhu dan kelembapan udara dalam ruangan pada tingkat yang sehat dan nyaman. Sistem yang terawat dan dioperasikan dengan baik dapat mengurangi penyebaran COVID-19 di dalam ruangan dengan cara meningkatkan laju pergantian udara, mengurangi udara resirkulasi, dan meningkatkan penggunaan udara luar.

Tiap orang dalam ruangan tentu saja wajib mengikuti rekomendasi untuk menjaga jarak secara fisik dan sering membersihkan tangan. Ventilasi yang memadai hanyalah salah satu langkah preventif untuk mengurangi risiko penularan COVID-19.
Tindakan penting lainnya termasuk menjaga jarak fisik minimal 1 meter harus ditaati. Tak lupa menjaga kebersihan tangan dan memakai masker jadi satu kesatuan yang tak bisa dilepaskan demi menurunkan risiko penularan Covid-19 secara signifikan.
Sumber: WHO
Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.
Dream - Penggunaan masker berbahan scuba dan buff saat ini dilarang. Dua masker dengan bahan tersebut diketahui tak mampu mencegah penularan Covid-19 secara efektif. Pasalnya, hanya ada satu lapisan tipis sebagai pelindung.

Bahan tersebut malah bisa memecah partikel droplet menjadi lebih kecil dan menularkan virus. Masih banyak masyarakat yang bingung membedakan mana masker kain tiga lapis, masker bahan scuba dan masker buff.
Dokter Reisa Broto Asmoro, salah satu tim Satgas Covid-19 mengingatkan cara membedakannya. Untuk masker buff, biasanya digunakan para pemotor yang langsung dimasukkan ke leher dan menutupi mulut. Masker ini berbahan tipis dan hanya satu lapis.
" Masker yang disarankan adalah masker kain 3 ply atau tiga lapis, yakni masker kain yang memiliki lapisan paling luar sifatnya hydrophobic atau anti air. Intinya supaya kalau ada droplet atau percikan dari luar, kita gak menghirupnya," ujar dr Reisa dalam video yang diunggah di akun Instagramnya.
Ia juga berpesan untuk memperhatikan lapisan paling dalam. Harusnya bersifat nyaman, karena langsung menempel kulit dan sebaiknya cari bahan yang mampu menyerap uap air dari mulut.
Cari juga masker kain yang ada lapisan lagi di bagian tengahnya. Lapisan ini sangat penting sebagai penghalang.
" Sebagai barrier atau pembatas antara kain yang paling luar dan kain yang paling dalam," jelas dr. Reisa.
Untuk masker scuba, bahannya cenderung tipis. Hanya terdiri dari satu lapis, meskipun desainnya cukup menarik dan berbahan lembut, tapi proteksinya tidak efektif. Carilah masker yang benar-benar memiliki tiga lapisan, untuk perlindungan optimal. Simak penjelasan lengkapnya.
View this post on Instagram
Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya