Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Pesan Kak Seto, Bantu Anak Berpikir Positif Demi Tingkatkan Imun

Reporter : Mutia Nugraheni
Senin, 5 Oktober 2020 19:30
Pesan Kak Seto, Bantu Anak Berpikir Positif Demi Tingkatkan Imun
Dengan pikiran positif, hormon stres bisa ditekan, karena jika terlalu tinggi bisa berdampak langsung pada kesehatan fisik.

Dream - Banyak faktor yang mempengaruhi imunitas anak, dan mungkin kita sebagai orangtua selalu beorientasi pada kondisi fisik. Seperti memberi anak multivitas, membuatnya rutin berolahraga, memberikan vaksin dan makanan bergizi.

Ada satu hal yang hal yang juga sama pentingnya, yaitu membantu anak berpikir positif selama di rumah. Mengapa demikian? Dengan pikiran positif, hormon stres bisa ditekan. Level hormon stres yang terlalu tinggi jika tak dikontrol dengan pikiran yang baik bisa berdampak langsung pada kesehatan fisik.

Dalam talkshow " Mengajak Anak-Anak Bergembira di Masa Pandemi" di Media Center Satuan Tugas Penanganan Covid-19 (Satgas Covid-19) Graha BNPB Jakarta, psikolog anak Seto Mulyadi atau akrab disapa Kak Seto memberi pesan khusus pada para orangtua.

" Orangtua harus berani berubah lebih tenang, sabar, gembira, dan penuh rasa syukur. Dengan begitu kita memposisikan jadi sahabat anak-anak," ujar Seto Mulyadi.

 

1 dari 5 halaman

Ketua Umum Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) itu memberikan tips untuk menyiasati perubahan kondisi di era pandemi. Pertama, orangtua harus menyadari setiap anak punya daya adaptasi dan kemampuan menyesuaikan diri yang berbeda.

Anak sekolah di rumah

" Penyesuaian ini sangat penting terutama dalam menghadapi anak yang biasanya bertemu teman di sekolah," ungkap Kak Seto.

Kedua, penting bagi orangtua mengedepankan diskusi dengan anak. Bukan instruksi layaknya komandan kepada prajuritnya. Hal ini akan membuat anak menemukan kenyamanan saat di rumah.

 

2 dari 5 halaman

Ketiga, tak perlu memaksakan anak untuk mengikuti seluruh materi pelajaran daring yang diberikan sekolah. Kurikulum sekolah yang diberikan pada siswanya ini masih mengacu pada situasi normal sehingga dalam pelaksanaan menimbulkan masalah.

3. Belajar online

Terakhir atau keempat orangtua perlu mengapresiasi terhadap bakat dan potensi anak, bukan hanya semata-mata fokus pada pelajaran akademik semata. Apresiasi ini bisa menimbulkan tingkat kepercayaan diri pada anak.

" Apresiasi dari orang tua terhadap anak dengan potensi berbeda. Anak ditumbuhkan perasaan bangga terhadap diri sendiri karena ada dukungan keluarga," ungkap Kak Seto.

Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.

3 dari 5 halaman

Dokter Kandungan Serukan Ibu Hamil Jaga Imunitas

Dream - Dokter ahli kandungan menyarankan, para ibu hamil untuk memastikan terpenuhinya asupan gizi yang cukup, untuk menjaga daya tahan tubuh guna mencegah penularan Covid-19 hinggal ke dalam janin.

" Jadi selama hamil trimester 1, 2, dan 3, pastikan asupan gizi yang cukup," kata dr Muhammad Fadli SpOG dalam konferensi pers bersama Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 di Graha BNPB, Jakarta, Rabu.

Menurut Fadli, ibu hamil rentan terpapar Covid-19 karena daya tahan tubuhnya cenderung tidak stabil, terlebih di trimester pertama. Di awal kehamilan, ibu biasanya mengalami banyak keluhan.

" Jadi tubuh akan mengadaptasi. Contohnya karena ada kenaikan hormon, ibunya akan merasa malas untuk bergerak. Mungkin olahraganya kurang. Lalu mual, muntah, sehingga asupan gizinya menjadi tidak cukup," katanya.

 

 

 

4 dari 5 halaman

Pada saat asupan gizi tersebut kurang atau tidak tercukupi, maka daya tahan tubuh juga akan menjadi tidak stabil sehingga rentan untuk terpapar virus.

Fadli mengatakan beberapa penelitian masih dilakukan untuk melihat kemungkinan virus SARS-CoV-2, penyebab penyakit Covid-19, dapat masuk kemudian memengaruhi janin di dalam kandungan, saat ibu hamil terkena Covid-19.

Berdasarkan kasus kematian janin dari ibu hamil positif Covid-19, Fadli memperkirakan bahwa infeksi virus tersebut kemungkinan dapat memengaruhi kondisi janin. Untuk itu, ia menyarankan kepada para ibu hamil untuk tetap menjaga asupan gizi meskipun menghadapi banyak masalah kesehatan karena proses kehamilan itu sendiri.

Selain perlu menjaga asupan gizi, ibu hamil juga disarankan untuk tetap berolahraga ringan dan berjemur agar terkena paparan matahari yang dapat meningkatkan asupan vitamin D yang dapat membantu menjaga imunitas tubuh. Dengan begitu, sistem kekebalan tubuh dapat mengalahkan virus.

 

5 dari 5 halaman

Video Penjelasan

 

Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat. 

Beri Komentar