Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
(Foto: Ilustrasi/Shutterstock)
Dream - Kerusakan gigi bisa terjadi pada siapapun, tak terkecuali pada anak. Jika tidak dijaga dengan baik, makanan dan bakteri yang tumbuh di mulut akan merusak gigi susu sehingga menyebabkan karies (infeksi struktur gigi).
Karies pada anak dan balita terjadi kepada satu gigi atau lebih. Karies rentan terjadi pada empat gigi seri atas. Awalnya akan tampak warna keputihan pada gigi. Bila didiamkan, akan menjadi lubang dan warnanya berubah menjadi kuning hingga hitam.
Dari sini, gigi susu anak mulai rusak dan menimbulkan lubang. Sering kali berakhir dengan gigi tanggal.
Penyebab karies pada gigi susu karena kebiasaan minum dan makan sebelum tidur. Sisa makanan ini bila tidak dibersihkan dengan cara menggosok gigi, akibatnya akan digerogoti oleh bakteri saat anak-anak tidur di malam hari.
Data Riset Kesahatan Dasar 2013 menunjukkan banyak orang yang melakukan gosok gigi pada waktu yang salah yakni saat mandi. Padahal, gosok gigi yang benar adalah malam sebelum tidur dan pagi setelah sarapan.

Untuk mencegah dan mengatasi gigi anak rusak, para orang tua perlu menghentikan kebiasaan buruk anak. Perilaku yang merusak gigi itu seperti minum susu atau makan sebelum tidur, mengisap jari, atau menggigiti benda-benda keras.
Ajarkan anak-anak menyikat gigi dengan benar selama dua menit. Orang tua bisa memberi contoh langsung dengan cara menggosok gigi bersama sebelum tidur dan sesudah sarapan.
Sahabat Dream, pemilihan pasta gigi penting dilakukan untuk mencegah kerusakan gigi anak. Pasta gigi yang dipilih sebaiknya mengandung zat-zat baik dana man untuk kesehatan mulut anak. Misalnya pasta gigi Enzim Anak.
Pasta gigi Enzim Anak dibuat tanpa detergen dan mengandung zat-zat baik seperti amiloglucosidase, glucose oxidase dan lactoperoxidase. Kandungannya bermanfaat mengembalikan kualitas air ludah agar dapat mengontrol keseimbangan bakteri.
Enzim Anak diformulasikan untuk anak-anak dari bahan food grade sehingga ramah bagi lingkungan mulut dan aman bila tertelan. Pasta gigi ini bermanfaat untuk menjaga agar gigi susu tetap utuh tidak rusak hingga waktu tanggalnya (fungsi estetika).
Dibuat dengan kandungan rasa manis xylitol, Enzim anak tak merusak gigi. Rasa manis pada pasta gigi ini menggunakan xylitol, pemanis rasa yang dapat mencegah gigi berlubang.
Ayo cegah kerusakan gigi anak dengan Enzim Anak. Tersedia 4 varian rasa, salah satunya adalah rasa strawberry.

Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya