(Foto: Ilustrasi/Shutterstock)
Dream - Saat sahur setelah bangun tidur, rasa kantuk terasa menyerang setelah makan. Sikat gigi dianggap sebagai kegiatan sepele. Setelah salat subuh, orang memilih tidur daripada menyikat gigi. Perilaku ini juga sering dilakukan oleh anak-anak seusai sahur
Sama seperti tidak menggosok gigi di malam hari, tidak sikat gigi setelah sahur akan merusak kesehatan gigi dan mulut. Bakteri di mulut akan ikut menyantap menu sahur yang anak-anak makan.
Bakteri di dalam mulut akan mengolah sisa makanan sehingga menghasilkan asam yang melekat di gigi. Asam inilah yang menyebabkan karies (gigi berlubang) di gigi susu anak-anak, bahkan bila sudah parah gigi susu dapat tanggal sebelum waktunya.

Gigi susu yang tanggal sebelum waktunya akan menganggu pertumbuhan gigi dewasa. Gigi permanen akan kehilangan pemandu sehingga tumbuh berjejal dan tidak rapi saat buah hati menginjak dewasa kelak.
Di sisi lain, tanggalnya gigi susu akan menyebabkan anak-anak sulit mengunyah dan cenderung langsung menelan makanan dengan bantuan kuah.
Hal ini berdampak pada penyerapan nutrisi makanan di lambung tidak optimal selain memperberat kerja lambung. Akibat penyerapan nutrisi yang kurang optimal, pertumbuhan intelegensia (IQ) anak juga terganggu.
Tanggalnya gigi susu selain merusak fungsi estetika anak, juga berefek psikologis terhadap kurang percaya diri anak untuk tampil atau bersosialisasi. Selain itu, pengucapaan kata-kata juga akan terganggu, menjadi tidak jelas.
Karena itulah, Sahabat Dream sebaiknya mengajak anak menggosok gigi sebelum tidur. Caranya dengan memberi contoh langsung dan memilihkan pasta gigi yang tepat.
Orang tua perlu memilihkan pasta gigi anak yang bebas dari detergen sehingga tak membuat mulut mereka kering dan yang bisa melindungi gigi susu anak dari kerusakan, misalnya pasta gigi Enzim Anak.

Selain tidak mengandung detergen, zat aktif di dalam pasta gigi Enzim Anak seperti amyloglucosidase, glucose oxidase, lactoperoxidase berfungsi untuk menjaga keseimbangan lingkungan mulut. Bakteri atau kuman di dalam rongga mulut yang hidup di dalam air ludah tidak diberi kesempatan untuk berkembang biak.
Menggunakan xylitol, Enzim Anak memperkuat lapisan gigi sehingga tidak mudah berlubang. Hasilnya, kerusakan gigi susu dapat dicegah dan kesehatan rongga mulut anak tetap terjaga.
Pasta gigi Enzim Anak ditambahkan aroma dan warna-warni yang menarik. Tujuannya agar anak-anak lebih nyaman dan senang menyikat gigi. Semua kandungan dalam pasta gigi Enzim Anak adalah food grade, sehingga aman bila tertelan.
Pasta gigi Enzim Anak tersedia dalam empat varian rasa yang disukai anak-anak yaitu rasa strawberry, jeruk, bubble gum, dan tutty fruity (buah-buahan).
Advertisement
Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara

3,3 Juta Lansia Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Ini yang Terjadi Saat Masuk ke Tubuh

Abu Vulkanik Letusan Anak Krakatau Sampai Jakarta, Bandara Soekarno Hatta Ditutup Sementara


Review Timbangan Digital MODENA Smart Body Scale untuk Tracking Progress Diet selama Ramadan


Es Batu atau Air Es, Mana yang Lebih Cepat Mendinginkan Minuman? Jawabannya Ternyata Mengejutkan


Mengapa Mencetak Uang Lebih Banyak Tidak Bisa Membuat Negara Lebih Kaya?


PMI Salurkan 1 Juta Masker untuk Warga Terdampak Erupsi Gunung Anak Krakatau

Mengenal Gini Index: Angka untuk Menghitung Ketimpangan Pendapatan

Tembus 21 Juta Views, “Kasih Aba-Aba 2.0” Naykilla & Tenxi Jadi Tren TikTok untuk Sambut Shopee 9.9