Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28
Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane
Suara-Suara di DPR Soal Ijazah Gibran
Huawei Gandeng LinkAja, Pembayaran QRIS Bisa Lewat Smartwatch HUAWEI WATCH GT 7 Series
Gandeng Bilal Indrajaya, Lyodra Beri Pesan Tak Menyerah pada Album Terkunci Di Kamu
7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya
Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya
Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026
Ilustrasi (Sumber: Shutterstock)
Dream - Ketika liburan, tentu kita ingin merasa nyaman tanpa masalah apapun. Waktu bisa kita pakai dengan sangat efektif untuk mengunjungi tempat-tempat menarik dan merasakan pengalaman seru.
Tetapi, rasa nyaman itu bakal berubah jadi menyebalkan jika sembelit menyerang. Liburan yang diharapkan bisa berjalan penuh dengan kesenangan tidak jadi tercapai.
Adanya, kita berjalan-jalan sembari menahan rasa mulas di perut. Parahnya, jika sampai muncul tanda-tanda harus buang air besar.
Dikutip dari Reader’s Digest, sebuah penelitian menyebut lebih dari 48 persen orang mengalami sembelit ketika liburan. Edwin Levine, seorang gastroenterologist mengatakan masalah tersebut merupakan hal umum.
Sembelit terjadi berkaitan dengan perubahan yang dialami oleh tubuh saat liburan. Seperti perubahan emosi, perubahan rutinitas, dan masih banyak lagi. Rasa sakit pada perut tentu akan mengganggu kesenangan liburan.
Untuk mengatasi sembelit, kenali lebih dulu penyebabnya. Lalu atasi dengan baik.
© Ilustrasi (Sumber: Pixabay)
Salah satu penyebab sembelit ialah perubahan rutinitas. Ketika liburan, banyak kegiatan baru yang kita lakukan, sehingga memicu tubuh bereaksi.
“ Perubahan jadwal sehari-harilah yang menyebabkan sembelit.” kata Levine
Selain itu, perbedaan waktu antara di rumah dengan lokasi liburan juga berpengaruh. Misalnya, dalam sehari kita bisa ke kamar mandi 2-3 kali, sedangkan saat perjalanan menuju lokasi liburan tidak memungkinkan kita melakukannya.
Perubahan ini berdampak pada pola adaptasi tubuh dan memunculkan berbagai macam gejala. Salah satunya adalah sembelit.
© Ilustrasi (Sumber: Shutterstock)
Ketika rutinitas berubah, mau tidak mau, tubuh perlu beradaptasi. Di hari biasa, kita bisa menerima sinyal dari tubuh dengan mudah.
Misalnya ketika tubuh memberi tanda perlu buang air kecil. Kita bisa meresponnya secara langsung.
Berbeda jika kita sedang menikmati liburan, sinyal tubuh cenderung terabaikan. Misalnya saat berada dalam perjalanan tubuh memberi sinyal untuk buang air.
Sinyal tersebut akan mendapat respon yang lama. Karena tidak ada kamar mandi di jalanan.
Selain itu, menggunakan kamar mandi asing untuk Buang Air Besar (BAB) bagi membuat tidak nyaman. Hal ini memicu terjadinya sembelit.
Sinyal yang tidak segera direspon ini menimbulkan akibat berupa rasa sakit pada perut, mual, dan masih banyak lagi. Walau begitu, ada sebagian orang yang tidak menyadari sedang mengalami sembelit karena terlalu menikmati liburannya.
© Ilustrasi (Sumber: Pixabay)
Perubahan kebiasaan makan juga menjadi penyebab sembelit. Kebiasaan makan sangat mempengaruhi respon tubuh dan pencernaan.
Misalnya, kita terbiasa makan 3 kali sehari dengan rentan waktu yang sama. Saat liburan kita makan dengan rentan waktu yang bebas membuat sistem pencernaan harus beradaptasi lagi.
Selain itu, saat liburan kita biasa lupa memenuhi kebutuhan air tubuh. Kondisi ini dapat menyebabkan dehidrasi apabila tidak diatasi dengan baik.
© Ilustrasi (Sumber: Pixabay)
Stres dan gelisah membuat pikiran seseorang tidak tenang. Kondisi ini berpengaruh ke sistem pencernaan.
Stres dan gelisah terjadi disebabkan oleh banyak hal. Seperti persiapan liburan yang kacau, kekhawatiran berlebih terhadap waktu liburan, dan memikirkan banyak kemungkinan lain.
Kondisi ini dipengaruhi keadaan psikis seseorang. Kelelahan pikiran dalam menghadapi berbagai hal yang terjadi di tempat liburan dapat meningkatkan stres.
© Ilustrasi (Sumber: Shutterstock)
Apabila kamu mengalami empat penyebab sembelit di atas, tak perlu khawatir. Ada cara ampuh yang bisa dilakukan.
" Tingkatkan konsumsi buah, salad, dan sayuran untuk menjaga kesehatan pencernaan bagian bawah," kata Levine.
Selain itu, mengatasi sembelit saat liburan juga bisa dilakukan dengan banyak minum air putih. Bisa juga dengan mengonsumsi obat pencahar.
Jangan lupa, selalu bawa obat pencahar setiap kali liburan. Karena bisa untuk mengurangi risiko yang tidak diinginkan.
Sumber: Reader’s Digest
Advertisement
Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28

Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane

Kasus Ijazah Gibran, Sudah Selesai atau Belum?

Menilik 5 Green Movement Seru di Synchronize Festival

Deal Lepas 10,08 Miliar, Low Tuck Kwong Tambah Porsi Lego Saham Bayan Resources ke Jhonlin Baratama


3 Suplemen yang Diam-Diam Bisa Mengganggu Tidur, Salah Satunya Sering Dikonsumsi

Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026

Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya

7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya


Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane
