Ilustrasi (Foto: Freepik)
Dream - Masa inkubasi adalah waktu saat seseorang mulai terpapar virus hingga timbul gejala penyakit. Pengetahuan ini harus diketahui masyarakat karena Indonesia masih terus berjuang melawak Pandemik Covid-19
Menurut World Health Organization (WHO), masa inkubasi Covid-19 adalah selama 1-14 hari atau rata-rata 5 hari. Pendapat sedikti berbeda disampaikan Centers for Disease Control and Prevention (CDC) yang menyatakan masa inkubasi Covid-19 adalah 2-14 hari setelah terpapar virus.
Gejala awal Covid-19 yang pertama kali saat orang terinfeksi di antaranya demam, batuk kering, dan sesak napas. Selain itu, nyeri otot, kelelahan, radang tenggorokan, dan pilek.
Namun, untuk masa inkubasi setiap orang bervariasi. Sehingga lama waktu dan gejala yang ditimbulkan pun dapat berbeda.

Penularan virus covid-19 dapat terjadi melalui percikan droplet dari orang yang terinfeksi. Percikan tersebut dapat berpindah saat penderita batuk atau bersin dan tanpa menggunakan alat pelindung.
Itulah mengapa sangat penting untuk tetap menjaga jarak ketika berada dalam keramaian. Selain itu, memakai masker juga menjadi hal penting yang selalu digunakan.
Kemudian saat seseorang makan tanpa mencuci tangan atau ia mengusap hidungnya.
Virus yang menempel ditangan dengan cepat dapat berpindah ke tubuh. sehingga sangat dianjurkan untuk sering mencuci tangan, terlebih bila melakukan sentuhan dengan benda kotor.
Tak hanya dapat menular antarmanusia, virus covid-19 juga dapat bertahan pada permukaan benda yang terkontaminasi oleh percikan air liur dari hidung atau mulut orang yang terinfeksi. Namun dalam hal ini, kemungkinan penularannya masih tergolong rendah.

Gejala covid-19 dapat muncul setelah 4-10 setelah terpapar. Gejala yang ditimbulkan pun beragam jenisnya. Mulai dari gejala ringan hingga parah.
Adapun gejala covid-19 yang paling umum ditemukan adalah:
Ada pula gejala virus corona yang tidak umum, tetapi dialami oleh beberapa orang, seperti:
Positif covid-19, tetapi tidak mengalami gejala apapun

Saat seseorang terinfeksi covid-19 namun tanpa adanya gejala, menandakan tubuh cukup kuat untuk melawan virus tersebut.
Tidak perlu terburu-buru pergi ke rumah sakit untuk memeriksakan diri karena kondisi ini dapat berisiko menyebarkan virus ke orang lain, terutama saat berada di perjalanan dan fasilitas pelayanan kesehatan.
Cukup lakukan isolasi mandiri dirumah. Lakukan selama kurang lebih 14 hari. Barengi dengan mengonsumsi makanan yang sehat dan bergizi. Serta upayakan pikiran selalu tenang. Agar tubuh juga tetap rileks.

Jika seseorang terinfeksi covid-19 dan disertai gejala ringan, seperti demam, batuk, badan lemas tetapi tanpa sesak napas, maka disarankan untuk melakukan isolasi mandiri dirumah.
Selalu pantau kondisi kesehatan tubuh. Selain itu tetap jaga kebersihan dan mengonsumsi makanan yang bergizi sehat.
Namun, apabila gejala virus cocid-19 semakin memburuk, seperti merasa sangat lemas dan mengalami sesak napas, segera cari pertolongan medis ke rumah sakit.

Jika sudah mengalami kondisi ini, maka harus segera mendapatkan penanganan yang serius. Gejala yang ditimbulkan pun terbilang parah seperti demam yang sangat tinggi, sesak napas, dan tidak dapat melalukan aktifitas harian.
Terlebih bila pasien memiliki riwayat penyakit lain seperti diabetes, jantung atau pun penyakit paru-paru. Dalam kondisi ini, pasien harus mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit.
(Sumber: Sehatq.com)
Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.